Pembayaran Non Tunai MyPertamina di SPBU Jateng-DIY Meningkat 800%
Rabu, 23 September 2020 - 14:07 WIB
Pembayaran nontunai melalui aplikasi MyPertamina selama pandemi COVID -19 meningkat 800%.foto istimewa
SEMARANG - Semenjak awal virus corona (COVID-19) melanda dunia dan Indonesia, PT Pertamina (Persero) berupaya untuk mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang aman sesuai dengan protokol kesehatan, salah satunya mendorong pelanggan menggunakan pembayaran non tunai melalui aplikasi MyPertamina saat pengisian bahan bakar di SPBU.
“Kami terus mengedukasi dan mengimbau kepada pelanggan kami untuk menggunakan aplikasi MyPertamina guna mengurangi adanya kontak fisik antara pelanggan dengan petugas SPBU,” kata Anna Yudhiastuti selaku Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region (MOR) IV, Tabitha (23/9/2020). (Baca: Transaksi Non Tunai di SPBU di Kota Surabaya Naik 440 Persen )
Menurutnya, pandemi yang terjadi telah mempercepat perubahan pola transaksi dari yang semula menggunakan uang tunai kemudian beralih menjadi menggunakan uang elektronik. “Khusus di wilayah kerja kami yakni Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, ada peningkatan angka pengguna MyPertamina yang cukup signifikan yaitu hingga 8 kali kelipatan atau 800%,” sebutnya.
Peningkatan tersebut terlihat dari jumlah pengguna MyPertamina pada bulan Mei 2020 sebanyak 37 ribu pengguna dan kini bertambah menjadi 342 ribu pengguna pada bulan September 2020. Ia menambahkan peningkatan tersebut juga merupakan komitmen Pertamina dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi digital di Indonesia.
“Kami terus mengedukasi dan mengimbau kepada pelanggan kami untuk menggunakan aplikasi MyPertamina guna mengurangi adanya kontak fisik antara pelanggan dengan petugas SPBU,” kata Anna Yudhiastuti selaku Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region (MOR) IV, Tabitha (23/9/2020). (Baca: Transaksi Non Tunai di SPBU di Kota Surabaya Naik 440 Persen )
Menurutnya, pandemi yang terjadi telah mempercepat perubahan pola transaksi dari yang semula menggunakan uang tunai kemudian beralih menjadi menggunakan uang elektronik. “Khusus di wilayah kerja kami yakni Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, ada peningkatan angka pengguna MyPertamina yang cukup signifikan yaitu hingga 8 kali kelipatan atau 800%,” sebutnya.
Peningkatan tersebut terlihat dari jumlah pengguna MyPertamina pada bulan Mei 2020 sebanyak 37 ribu pengguna dan kini bertambah menjadi 342 ribu pengguna pada bulan September 2020. Ia menambahkan peningkatan tersebut juga merupakan komitmen Pertamina dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi digital di Indonesia.
Lihat Juga :