516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera

Senin, 13 Juli 2026 - 22:22 WIB
PNM hadir melalui 4.035 unit di mana 516 di antaranya berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Foto: Ist
JAKARTA - Akses terhadap layanan keuangan di banyak wilayah, terutama kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) masih dimaknai sebagai perjalanan berjam-jam melintasi laut, menyusuri pegunungan, menembus hutan, atau menunggu cuaca bersahabat agar dapat bertemu dengan layanan keuangan formal.

Di wilayah-wilayah seperti pulau-pulau kecil di Natuna, Kepulauan Talaud, dan Maluku, dataran tinggi Papua, pedalaman Kalimantan, hingga desa-desa perbatasan di Nusa Tenggara, tantangan geografis menjadi tantangan nyata bagi pemerataan kesempatan ekonomi.



Namun, di ruang-ruang yang sulit dijangkau itulah semangat pembangunan diuji dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) hadir berkontribusi bagi negeri. “PNM hadir melalui 4.035 unit di mana 516 di antaranya berada di wilayah 3T. Artinya lebih dari 10% jaringan pelayanan PNM menjangkau wilayah-wilayah dengan medan yang penuh tantangan,” ujar Direktur Utama PNM Kindaris, Senin (13/7/2026).

Ketika masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan, yang tumbuh bukan hanya usaha, tetapi juga rasa percaya diri, kemandirian keluarga, hingga perputaran ekonomi desa. Karena itu, memperluas jangkauan layanan ke wilayah 3T bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan bentuk nyata menghadirkan keadilan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!