Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura

Senin, 13 Juli 2026 - 08:36 WIB
Sebanyak 12 korban tewas dalam kecelakaan maut di kawasan Jalur Pantura Indramayu. Foto/SindoNews
INDRAMAYU - Sebanyak 12 korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu. Para korban diketahui merupakan rombongan pengantar pengantin yang menumpangi mobil pikap.

Mereka meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpangi mengalami kecelakaan hebat melibatkan truk di Jalur Pantura Indramayu di Kiajaran. Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.



Mayoritas korban mengalami patah tulang hingga luka robek akibat terpelanting dan menghantam aspal. Sebagian besar korban merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Mereka sebelumnya baru saja mengantar rombongan pengantin dan dalam perjalanan pulang menuju rumah ketika musibah tersebut terjadi.

Baca juga: 11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu

Kepala Desa Cempeh, Carkana mengatakan hampir seluruh korban masih memiliki hubungan keluarga maupun kerabat sehingga tragedi tersebut menjadi pukulan berat bagi masyarakat desa.

"Mereka habis mengantar pengantin. Jadi pulang dari sana (mengantar pengantin) putar balik lalu terjadi kecelakaan itu. Korban berasal dari satu RT, ada yang ayah dengan anak," ujar Carkana.

Kecelakaan maut itu diduga bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Warkidi hendak berputar arah di Jalur Pantura. Pada saat bersamaan, sebuah truk boks yang melaju dari arah belakang diduga tidak mampu mengantisipasi manuver kendaraan di depannya hingga menghantam bagian belakang pikap.

Lihat video: BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Indramayu: Truk Tabrak Pikap, 11 Tewas!



Kasatlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, pengemudi truk boks kurang mengantisipasi saat mobil pikap hendak berputar arah sehingga gagal menghindari tabrakan.

"Jumlah total penumpang pikap ada 17 orang ditambah 1 orang sopir. Korban yang meninggal dunia 12 orang. Sopir pikap juga meninggal dunia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!