Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Minggu, 31 Mei 2026 - 20:20 WIB
Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta menepis isu dirinya diintimidasi TNI. Foto/SindoNews
PAPUA - Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke , Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta menepis isu dirinya diintimidasi TNI. Termasuk dirinya diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat pribadi milik salah seorang pengusaha.
Mama Sinta menegaskan, kedatangannya ke Jakarta murni inisiatif dan biaya pribadi untuk menuntut keadilan atas pencatutan wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul Pesta Babi. "Itu tidak benar, itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang," ucapnya, Minggu (31/5/2026).
Mama Sinta menambahkan dirinya melakukan perjalanan dari Wanam ke Merauke, lalu membeli tiket pesawat menuju Jayapura hingga tiba di Jakarta secara mandiri. Terkait isu keterlibatan aparat, perempuan berusia 62 tahun ini juga menepis keras adanya ancaman dari pihak militer.
Baca juga: Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
"TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya," ujarnya.
Mama Sinta meminta publik dan pihak-pihak tertentu untuk tidak mengaitkan urusan pribadinya dengan isu Proyek Strategis Nasional (PSN). Mama Sinta merasa martabatnya sebagai orang tua dan perempuan Papua direndahkan karena wajahnya terus-menerus ditampilkan dalam pemutaran film Pesta Babi tanpa sepengetahuan dan izin darinya.
Mama Sinta menegaskan, kedatangannya ke Jakarta murni inisiatif dan biaya pribadi untuk menuntut keadilan atas pencatutan wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul Pesta Babi. "Itu tidak benar, itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang," ucapnya, Minggu (31/5/2026).
Mama Sinta menambahkan dirinya melakukan perjalanan dari Wanam ke Merauke, lalu membeli tiket pesawat menuju Jayapura hingga tiba di Jakarta secara mandiri. Terkait isu keterlibatan aparat, perempuan berusia 62 tahun ini juga menepis keras adanya ancaman dari pihak militer.
Baca juga: Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
"TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya," ujarnya.
Mama Sinta meminta publik dan pihak-pihak tertentu untuk tidak mengaitkan urusan pribadinya dengan isu Proyek Strategis Nasional (PSN). Mama Sinta merasa martabatnya sebagai orang tua dan perempuan Papua direndahkan karena wajahnya terus-menerus ditampilkan dalam pemutaran film Pesta Babi tanpa sepengetahuan dan izin darinya.
Lihat Juga :