Waspada! Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Wilayah Pesisir Indonesia hingga Pertengahan Mei 2026

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB
Banjir rob di Jakarta Utara. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob . Kondisi tersebut diprediksi melanda sejumlah wilayah pesisir di Indonesia hingga 13 Mei 2026.

"Adanya fenomena Fase Bulan Purnama pada 2 Mei 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia," tulis BMKG dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).



BMKG mengingatkan potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Baca Juga: Tata Kelola Air Tanah Berkelanjutan

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG."

Berikut lokasi dan waktu banjir rob:

1. Pesisir Sumatera Utara (28 April - 5 Mei 2026)

- Pesisir Medan Belawan

- Pesisir Medan Labuhan

- Pesisir Medan Marelan

2. Pesisir Kepulauan Riau

- Pesisir Batam: 1 - 5 Mei 2026

- Pesisir Dabo Singkep: 4 - 11 Mei 2026

- Pesisir Karimun: 1 - 7 Mei 2026

- Pesisir Bintan: 1 - 8 Mei 2026

3. Pesisir Kepulauan Bangka Belitung (5 - 9 Mei 2026)

- Pesisir Bangka

- Pesisir Belitung

4. Pesisir Banten

- Perairan Utara Tangerang (Kec. Teluk Naga dan Kec. Kosambi): 2 - 8 Mei 2026

- Selat Sunda Barat Pandeglang (Kec. Labuan): 30 April - 7 Mei 2026

- Perairan Selatan Lebak (Kec. Bayah): 30 April - 7 Mei 2026

- Perairan Selatan Pandeglang (Kec. Cikeusik): 1 - 5 Mei 2026
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!