252 Unit Huntara Diserahkan ke Warga Terdampak Bencana di Ketol Aceh Tengah
Minggu, 15 Februari 2026 - 08:43 WIB
Warga dan anak-anak terdampak bencana beraktivitas di huntara Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026). Foto: BNPB
ACEH - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyerahkan 252 unit hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Sabtu (15/2/2026). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat dan disaksikan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga serta Wakil Bupati Muchsin Hasan.
Penyerahan huntara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momen haru bagi masyarakat. Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan BNPB sejak awal masa tanggap darurat hingga memasuki tahap transisi pemulihan.
“Alhamdulillah, luar biasa sekali dukungan yang diberikan BNPB sejak awal bencana. Atas arahan Bapak Presiden melalui Kepala BNPB, akhirnya warga kami bisa menempati hunian yang lebih layak sebelum bulan Ramadan,” ujar Haili Yoga dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Eks Menkes Siti Fadilah Supari Bongkar Penyebab PBI BPJS Kesehatan Salah Sasaran
Kehadiran Kepala BNPB di Aceh Tengah merupakan kunjungan keempat sejak akhir November 2025. Bahkan pada masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi serta saat aktivitas Gunungapi Burni Telong meningkat hingga berstatus Siaga (Level III), Kepala BNPB memutuskan berada langsung di Aceh Tengah guna memastikan penanganan berjalan profesional, terkoordinasi, cepat, dan tepat sasaran.
“Sejak awal bencana kami sudah ada di sini. Ini sudah empat kali saya ke Aceh Tengah, dan dua kali harus tinggal di sini. Termasuk ketika status Gunungapi Burni Telong naik ke Level III, saya tetap berada di Aceh Tengah untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal,” ujar Suharyanto.
Memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan, BNPB terus memberikan dukungan lanjutan, mulai dari bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan dan sedang, pembangunan huntara, hingga pemberian Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang.
Penyerahan huntara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momen haru bagi masyarakat. Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan BNPB sejak awal masa tanggap darurat hingga memasuki tahap transisi pemulihan.
“Alhamdulillah, luar biasa sekali dukungan yang diberikan BNPB sejak awal bencana. Atas arahan Bapak Presiden melalui Kepala BNPB, akhirnya warga kami bisa menempati hunian yang lebih layak sebelum bulan Ramadan,” ujar Haili Yoga dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Eks Menkes Siti Fadilah Supari Bongkar Penyebab PBI BPJS Kesehatan Salah Sasaran
Kehadiran Kepala BNPB di Aceh Tengah merupakan kunjungan keempat sejak akhir November 2025. Bahkan pada masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi serta saat aktivitas Gunungapi Burni Telong meningkat hingga berstatus Siaga (Level III), Kepala BNPB memutuskan berada langsung di Aceh Tengah guna memastikan penanganan berjalan profesional, terkoordinasi, cepat, dan tepat sasaran.
“Sejak awal bencana kami sudah ada di sini. Ini sudah empat kali saya ke Aceh Tengah, dan dua kali harus tinggal di sini. Termasuk ketika status Gunungapi Burni Telong naik ke Level III, saya tetap berada di Aceh Tengah untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal,” ujar Suharyanto.
Memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan, BNPB terus memberikan dukungan lanjutan, mulai dari bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan dan sedang, pembangunan huntara, hingga pemberian Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang.
Lihat Juga :