Kisah 2 Utusan Pajang Beri Laporan Palsu ke Sultan Hadiwijaya demi Lindungi Senopati di Mataram

Senin, 29 September 2025 - 07:04 WIB
Kerajaan Pajang konon mengirimkan dua utusan khusus untuk menemui Panembahan Senopati di Mataram. Foto/SIndoNews
SEMARANG - Kerajaan Pajang konon mengirimkan dua utusan khusus untuk menemui Panembahan Senopati di Mataram . Utusan itu menyampaikan beberapa pesan kepada Senopati yang sudah tahun lebih tidak menghadap ke Sultan Hadiwijaya, penguasa Pajang sehingga membuat perbincangan di internal Pajang.

Panembahan Senopati awalnya sempat menyanggupi agar ia menghadap ke Pajang usai bertemu Sultan Pajang, bersama penasehat Mataram Ki Juru Martani, seusai melaporkan Ki Pamanahan meninggal. Tapi yang terjadi setelah itu Panembahan Senopati mulai menunjukkan pembangkangannya, hingga membuat Sultan Hadiwijaya mengirimkan Ki Wuragil dan Ngabehi Wila Marta.



Keduanya pun sempat bertemu dengan Senopati di Lipura. Saat itu Senopati tengah berkuda lantas diberikan pesan dari Sultan Hadiwijaya. Tapi sebagaimana dikutip dari "Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", ternyata pesan itu direspons negatif oleh Senopati.

Baca juga: Panembahan Senopati Membangkang! Ini Isi Pesan Rahasia dari Utusan Sultan Hadiwijaya

Tampak Senopati telah menunjukkan pembangkangannya yang nyata ke Sultan Hadiwijaya, yang merupakan penguasa wilayah Mataram yang diberikan kepada ayahnya. Bahkan pesan dari Sultan Hadiwijaya itu dijawab dengan ketus oleh Senopati, yang sudah diangkat sebagai anak oleh Sultan Pajang itu.

Tapi menariknya perkataan dari Panembahan Senopati ke Sultan Hadiwijaya tidak disampaikan secara utuh oleh dua utusan Pajang itu. Bahkan Wuragil dan Wila Marta membuat laporan palsu ke Sultan Hadiwijaya. Indikasi pembangkangan nyata Senopati tidak dilaporkan ke Sultan Pajang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!