Gempa Magnitudo Guncang Kabupaten Bandung, Kecamatan Kertasari dan Pangalengan Terdampak
Rabu, 18 September 2024 - 11:48 WIB
Gempa bumi dengan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pukul 09.41 WIB pada Rabu (18/9/2024). Foto/Agi Ilman
BANDUNG - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung , Jawa Barat, pukul 09.41 WIB pada Rabu (18/9/2024). Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.
Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra mengatakan gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di Kantor Kecamatan.
Baca juga: Kabupaten Bandung Diguncang Gempa, BMKG Catat 5 Kali Aktivitas Gempa Susulan
"Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan," ujarnya melalui telepon.
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan Kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80%.
"Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung," jelasnya.
Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra mengatakan gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di Kantor Kecamatan.
Baca juga: Kabupaten Bandung Diguncang Gempa, BMKG Catat 5 Kali Aktivitas Gempa Susulan
"Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan," ujarnya melalui telepon.
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan Kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80%.
"Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung," jelasnya.
Lihat Juga :