Ribuan Demonstran di Malang Tolak Revisi UU Pilkada, Lumpuhkan Lalu Lintas Kota

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 16:13 WIB
Ribuan demonstran di Malang turun ke jalan pada Jumat sore (23/8/2024), menentang kebijakan DPR RI yang tengah membahas revisi Undang-undang Pilkada. Foto/Avirista M
MALANG - Ribuan mahasiswa dan masyarakat sipil di Malang turun ke jalan pada Jumat sore (23/8/2024), menentang kebijakan DPR RI yang tengah membahas revisi Undang-undang Pilkada. Demonstrasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini berhasil melumpuhkan lalu lintas di kawasan Bundaran Tugu Malang.

Aksi massa dimulai dengan longmarch dari Stadion Gajayana menuju Bundaran Tugu Malang. Peserta aksi, yang mulai berkumpul sejak pukul 14.55 WIB, terdiri dari berbagai kelompok, termasuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan, elemen buruh, dosen, dan perwakilan gerakan masyarakat sipil se-Malang Raya.



Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa spanduk, pamflet, dan bendera merah putih. Beberapa spanduk dan poster yang dibawa massa dengan tegas mengecam tindakan Presiden Joko Widodo dan DPR RI, yang dianggap berusaha memberangus demokrasi. Slogan seperti "Ternyata Dinasti Jokowi" dan "Ku Kira Demokrasi" menghiasi pemandangan aksi, sementara foto Presiden Jokowi yang digambarkan sebagai "Raja Jawa" juga muncul di beberapa poster.

Baca Juga: Demo RUU Pilkada di Bandung Ricuh! Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Mahasiswa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!