Kapolres: Kasus Malapraktik Sedot Lemak di Klinik WSJ Depok Naik ke Penyidikan
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 17:12 WIB
Polres Metro Depok memasang garis polisi atau police line dan menyita sejumlah barang bukti dari Klinik WSJ Beuty. Foto/SINDOnews/muhammad refi sandi
JAKARTA - Kasus kematian ENS (30) wanita asal medan yang tewas diduga korban malapraktik sedot lemak di Klinik WSJ Beauty di Depok naik ke tingkat penyidikan.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya telah memasang garis polisi atau police line dan menyita sejumlah barang bukti termasuk alat sedot lemak dari Klinik yang berlokasi di Jalan Ridwan Rais, Beji, Kota Depok pada Jumat (2/8/2024).
"Kita melakukan pemasangan police line dan penyitaan barang bukti berupa alatnya nanti kita akan mendalami untuk alatnya sendiri dan penggunaannya dikombinasikan dengan keterangan ahli yang akan kita ambil beberapa ahli untuk pemeriksaan beberapa hari kemudian," kata Arya di Mapolres Metro Depok.
Baca juga: Kasus Dugaan Malapraktik, Polisi Bakal Periksa Kadinkes Depok Soal Izin Klinik WSJ
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Arya Perdana mengatakan pihaknya telah memasang garis polisi atau police line dan menyita sejumlah barang bukti termasuk alat sedot lemak dari Klinik yang berlokasi di Jalan Ridwan Rais, Beji, Kota Depok pada Jumat (2/8/2024).
"Kita melakukan pemasangan police line dan penyitaan barang bukti berupa alatnya nanti kita akan mendalami untuk alatnya sendiri dan penggunaannya dikombinasikan dengan keterangan ahli yang akan kita ambil beberapa ahli untuk pemeriksaan beberapa hari kemudian," kata Arya di Mapolres Metro Depok.
Baca juga: Kasus Dugaan Malapraktik, Polisi Bakal Periksa Kadinkes Depok Soal Izin Klinik WSJ
Lihat Juga :