Sidang Perdana Sertifikat Cacat Hukum Ditunda, Ahli Waris Merasa Dirugikan

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:43 WIB
Ahli waris di kasus eksekusi penyitaan rumah di Kembangan, Jakarta Barat diduga cacat hukum yang didampingi RPAPerindo, Saud Tohap Pakpahan mengaku kecewa usai ditundanya sidang pertama hari ini. Foto/SINDOnews/Riyan Rizki
JAKARTA - Ahli waris di kasus eksekusi penyitaan rumah di Kembangan, Jakarta Barat diduga cacat hukum yang didampingi Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo , Saud Tohap Pakpahan mengaku kecewa usai ditundanya sidang pertama di PN Jakarta Barat hari ini. Saud mengungkapkan sidang perdana yang ditunda ini justru tak sesuai dengan harapannya.

“Tentunya untuk sidang kali ini yang saya harapkan tidak sesuai dengan harapan, karena semua yang kita duga melakukan kecurangan terhadap saya itu tidak hadir,” ujar Saud di PN Jakarta Barat, Selasa (23/7/2024).Baca juga: Sidang Perdana Sertifikat Cacat Hukum Ditunda, RPA Perindo Harap Korban Dapat Kepastian Hukum



Saud mengaku dirinya merasa dirugikan atas adanya kasus eksekusi yang diduga cacat hukum.

“Saya merasa dirugikan, karena proses yang saya tidak ketahui sampai itu dilelang tidak tahu, tidak ada pemberitahuan. Dalam beberapa minggu kemarin saya juga terkejut ada eksekusi,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!