Persiapan Calhaj Tertua asal Malang Berusia 92 Tahun, Jalan Tak Pakai Alas Kaki Sambil Angkat Kayu

Jum'at, 10 Mei 2024 - 11:01 WIB
Paitun, calon menjadi jamaah haji (Calhaj) tertua yang tercatat berangkat dari Kabupaten Malang. Sehari-hari dia jalan kaki sejak pagi mencari kayu bakar. Foto/MPI/Avirista Midaada
MALANG - SOSOK Paitun, calon menjadi jemaah haji (Calhaj) tertua yang tercatat berangkat dari Kabupaten Malang. Perempuan asal Dusun Pabrian RT 15 RW 3, Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur tercatat berusia 92 tahun dari Kartu Identitas Penduduk (KTP)-nya.

Sekilas ditemui di rumah sederhananya, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pencari kayu ini memang masih terlihat sehat. Usia 92 tahun tak nampak dari sisi fisik badannya, bahkan sang perempuan yang hidup sendiri di rumahnya ini masih bisa mengangkat beban kayu.



Baca juga: Kisah Tukang Parkir Naik Haji setelah Bertahun-tahun Menabung di Celengan Kotak Kayu



Tapi ketika berkomunikasi dengan orang lain, barulah tampak Paitun terlihat kesulitan. Faktor usia yang renta membuatnya secara kesadaran berpikir mulai menurun, tapi ia masih memiliki ingatan kuat.

Yuyun Maslahah, selaku keponakan Paitun menyebut, bibinya itu memang mengalami kendala komunikasi dengan orang yang baru dikenal. Acap kali ada kesulitan saat diajak berkomunikasi, meskipun sebenarnya daya ingat Paitun tidak hilang.

"Fisik masih kuat, cuma memang kalau diajak berbicara dengan orang-orang yang baru dikenal itu agak susah, seperti nggak nyambung. Kalau fisik kuat, kemana-mana masih jalan kaki," ucap Yuyun Maslahah, menemani sang bibi di rumahnya pada Jumat (10/5/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!