Eks Sekpri Jokowi Dikabarkan Maju Pilbup Boyolali, Hasto: Nepotisme di Depan Mata Kita
Minggu, 31 Maret 2024 - 17:45 WIB
Devid Agus Yunanto, Eks Sekpri Presiden Jokowi. Foto/Facebook Devid
BOYOLALI - Rencana Devid Agus Yunanto, mantan sekretaris pribadi (Sekpri) Presiden Joko Widodo , untuk maju sebagai calon Bupati Boyolali menjadi sorotan kritis Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Dalam diskusi "Sing Waras Sing Menang" pada Sabtu (30/3/2024), Hasto menyatakan kekhawatirannya terhadap tindakan yang dianggap nepotisme tersebut.
Menurut Hasto, pencalonan Devid sebagai calon Bupati Boyolali memperlihatkan sebuah contoh yang telanjang terkait dengan prinsip nepotisme.
"Kita lihat, nepotisme itu kita lihat ternyata justru semakin telanjang di depan mata kita. Misalnya sekretaris Pak Jokowi, Devid, dicalonkan sebagai calon Bupati di Boyolali," ungkapnya dengan tegas.
Hasto menyoroti bahwa langkah tersebut juga dinilai akan merebut basis dari PDI Perjuangan yang selama ini membesarkan Jokowi. "Itu kan akan merebut basis dari PDI Perjuangan yang selama ini membesarkan (Jokowi)," ujar Hasto dengan nada prihatin.
BacaJuga: Profil Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto, Sekpri Jokowi yang Dekat Ulama dan Masyarakat
Dia juga menambahkan bahwa Presiden Jokowi telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan di sisa masa jabatannya dengan memanfaatkan pengetahuan tentang kekuatan PDIP.
Menurut Hasto, pencalonan Devid sebagai calon Bupati Boyolali memperlihatkan sebuah contoh yang telanjang terkait dengan prinsip nepotisme.
"Kita lihat, nepotisme itu kita lihat ternyata justru semakin telanjang di depan mata kita. Misalnya sekretaris Pak Jokowi, Devid, dicalonkan sebagai calon Bupati di Boyolali," ungkapnya dengan tegas.
Hasto menyoroti bahwa langkah tersebut juga dinilai akan merebut basis dari PDI Perjuangan yang selama ini membesarkan Jokowi. "Itu kan akan merebut basis dari PDI Perjuangan yang selama ini membesarkan (Jokowi)," ujar Hasto dengan nada prihatin.
BacaJuga: Profil Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto, Sekpri Jokowi yang Dekat Ulama dan Masyarakat
Dia juga menambahkan bahwa Presiden Jokowi telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan di sisa masa jabatannya dengan memanfaatkan pengetahuan tentang kekuatan PDIP.
Lihat Juga :