Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Guru Mengaji di Makassar Naik Sidik
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:49 WIB
"Sementara masih saksi terlapor statusnya, sambil tunggu hasil pemeriksaan lain dari pemerintah (P2TP2A Makassar). Jadi belum tersangka," jelas Ismail.
Baca juga: Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya
Terpisah, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar, Makmur mengungkapkan, seluruh korban saat ini tengah menjalani proses pemulihan fisik dan mental. Mereka kini telah di tempatkan di rumah Aman P2TP2A.
"Pertama itu kita bagaimana trauma healing (korban) supaya bisa cepat pulih kembali. Kita memang lakukan pendampingan. Dan ada disesuaikan dengan protap anak ini jangan ada orang banyak yang bertanya kepada mereka," jelas Makmur.
Makmur bilang, ada lima korban yang saat ini ditangani. Tiga di antaranya adalah mereka yang telah melapor secara resmi ke unit PPA Polrestabes Makassar. Ketiganya, adalah JA (9), KNF (10) dan AAM 9 (9). Makmur memastikan, kondisi merekaperlahan membaik pascapendampingan.
Baca juga: Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya
Terpisah, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar, Makmur mengungkapkan, seluruh korban saat ini tengah menjalani proses pemulihan fisik dan mental. Mereka kini telah di tempatkan di rumah Aman P2TP2A.
"Pertama itu kita bagaimana trauma healing (korban) supaya bisa cepat pulih kembali. Kita memang lakukan pendampingan. Dan ada disesuaikan dengan protap anak ini jangan ada orang banyak yang bertanya kepada mereka," jelas Makmur.
Makmur bilang, ada lima korban yang saat ini ditangani. Tiga di antaranya adalah mereka yang telah melapor secara resmi ke unit PPA Polrestabes Makassar. Ketiganya, adalah JA (9), KNF (10) dan AAM 9 (9). Makmur memastikan, kondisi merekaperlahan membaik pascapendampingan.