Dalam Sepekan 95 Bencana Melanda Kabupaten Bogor, Ribuan Warga Terdampak
Senin, 06 November 2023 - 12:33 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat puluhan bencana terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dalam periode 29 Oktober-5 November 2023. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
BOGOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat puluhan bencana terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dalam periode 29 Oktober-5 November 2023. Mayoritas bencana yang terjadi disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang.
"Data perkiraan penilaian kaji cepat berdasarkan laporan masuk periode 29 Oktober-5 November 2023 ada 95 kejadian bencana," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat, Senin (6/11/2023).
Bencana itu tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kemang, Cijeruk, Leuwiliang, Jasinga, Leuwisadeng, Pamijahan, Megamendung, Sukaraja, Babakan Madang, Ciomas, dan Dramaga.
Baca Juga: Hari Ini, BPBD Catat 16 Laporan Bencana Masuk di Kabupaten Bogor
Kemudian Kecamatan Tamansari, Rancabungur, Cariu, Citeureup, Cibinong, Cibungbulang, Jonggol, Bojonggede, Gunung Putri, Sukamakmur Caringin, Parung Panjang, Tenjo, Rumpin, Ciawi, dan Parung. "Paling banyak terdampak di wilayah Ciomas, Megamendung, dan Dramaga," katanya.
Bencana yang terjadi paling banyak terdampak angin kencang. Bencana lainnya seperti pergeseran tanah, tanah longsor, dan banjir. "Bangunan 1.224 rusak ringan, 207 rusak sedang, 17 rusak berat, 10 terancam dan 81 terdampak," jelasnya.
"Data perkiraan penilaian kaji cepat berdasarkan laporan masuk periode 29 Oktober-5 November 2023 ada 95 kejadian bencana," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat, Senin (6/11/2023).
Bencana itu tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kemang, Cijeruk, Leuwiliang, Jasinga, Leuwisadeng, Pamijahan, Megamendung, Sukaraja, Babakan Madang, Ciomas, dan Dramaga.
Baca Juga: Hari Ini, BPBD Catat 16 Laporan Bencana Masuk di Kabupaten Bogor
Kemudian Kecamatan Tamansari, Rancabungur, Cariu, Citeureup, Cibinong, Cibungbulang, Jonggol, Bojonggede, Gunung Putri, Sukamakmur Caringin, Parung Panjang, Tenjo, Rumpin, Ciawi, dan Parung. "Paling banyak terdampak di wilayah Ciomas, Megamendung, dan Dramaga," katanya.
Bencana yang terjadi paling banyak terdampak angin kencang. Bencana lainnya seperti pergeseran tanah, tanah longsor, dan banjir. "Bangunan 1.224 rusak ringan, 207 rusak sedang, 17 rusak berat, 10 terancam dan 81 terdampak," jelasnya.
Lihat Juga :