Kemendagri Sebut 200-300 RW di Jakarta Terdampak Banjir Setiap Tahun Selama Era Anies
Selasa, 01 Agustus 2023 - 12:11 WIB
Kemendagri mengungkapkan setiap tahun 200-300 RW di Jakarta terdampak banjir selama periode Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan 2018-2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan banjir masih menjadi masalah utama di Jakarta. Bahkan, setiap tahun 200-300 RW di Jakarta terdampak banjir selama periode Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan 2018-2022.
Hal itu diungkapkan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat membuka Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pembahasan konsep rancangan Undang-Undang tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Akmal mengatakan banjir di Jakarta sudah jadi masalah kronis.
“Permasalahan yang seringkali terjadi di Jakarta yakni banjir. Mohon maaf, ini kategori yang luar biasa, banjir permasalah kronis yang menyebabkan rumah dan infrastruktur rusak dalam musim hujan,” ungkap Akmal di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Baca Juga: Jokowi Ungkap Alasan Pembangunan Sodetan Ciliwung Sempat Terhenti
“Periode 2018 hingga 2022, jumlah wilayah yang terdampak banjir di Jakarta cenderung stabil di kisaran 200 sampai 300 RW setiap tahun. Bahkan wilayah yang terdampak banjir sempat melonjak 1.052 RW,” lanjutnya.
Hal itu diungkapkan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat membuka Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pembahasan konsep rancangan Undang-Undang tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Akmal mengatakan banjir di Jakarta sudah jadi masalah kronis.
“Permasalahan yang seringkali terjadi di Jakarta yakni banjir. Mohon maaf, ini kategori yang luar biasa, banjir permasalah kronis yang menyebabkan rumah dan infrastruktur rusak dalam musim hujan,” ungkap Akmal di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Baca Juga: Jokowi Ungkap Alasan Pembangunan Sodetan Ciliwung Sempat Terhenti
“Periode 2018 hingga 2022, jumlah wilayah yang terdampak banjir di Jakarta cenderung stabil di kisaran 200 sampai 300 RW setiap tahun. Bahkan wilayah yang terdampak banjir sempat melonjak 1.052 RW,” lanjutnya.
Lihat Juga :