Biro Hukum PSHT Sebut Massa Terlibat Bentrok dengan Brajamusti Mayoritas dari Luar Jogja
Senin, 05 Juni 2023 - 19:45 WIB
Kelompok PSHT dan Suporter Brajamusti bersepakat damai setelah dimediasi oleh Polda DIY, Senin (5/06/2023). Foto/Ist
YOGYAKARTA - Biro Hukum Pusat PSHT Bambang Supriyanta menyebut bahwa sebagian besar massa PSHT yang terlibat bentrokan dengan Brajamusti di Yogyakarta pada Minggu (4/06/2023) berasal dari luar DIY.
Dia menyebut bentrokan dipicu oleh kejadian penganiyaan salah seorang anggota PSHT oleh kelompok suporter sepakbola, Brajamusti di wilayah Parangtritis, Bantul pada 28 Mei 2023 lalu. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Bantul dan telah ditetapkan 3 orang sebagai tersangka.
Baca juga: Bikin Yogyakarta Mencekam! Begini Kronologi Bentrokan Pesilat PSHT dengan Brajamusti
"Sepemahaman kami kebanyakan (massa PSHT) itu dari luar (DIY)," kata Bambang pada acara konferensi pers di Mapolda DIY, Senin (5/06/2023).
Dia menyebut bentrokan dipicu oleh kejadian penganiyaan salah seorang anggota PSHT oleh kelompok suporter sepakbola, Brajamusti di wilayah Parangtritis, Bantul pada 28 Mei 2023 lalu. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Bantul dan telah ditetapkan 3 orang sebagai tersangka.
Baca juga: Bikin Yogyakarta Mencekam! Begini Kronologi Bentrokan Pesilat PSHT dengan Brajamusti
"Sepemahaman kami kebanyakan (massa PSHT) itu dari luar (DIY)," kata Bambang pada acara konferensi pers di Mapolda DIY, Senin (5/06/2023).
Lihat Juga :