Hilirisasi Komoditas Lokal Papua Harus Ramah Lingkungan

Sabtu, 15 April 2023 - 16:35 WIB
Direktur Jenderal PPDT, Kemendes PDTT, Eko Sri Haryanto, di sela acara Workshop Nasional Pengelolaan Program Tekad di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu. (Ist)
DENPASAR - Hilirisasi produk lokal Papua termasuk salah satu prioritas Program TEKAD. Kendati demikian proses hilirasasi produk lokal Papua ini harus ramah lingkungan.

“Hilirisasi komoditas potensi lokal di Papua akan mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat. Hanya saja proses hilirisasi tersebut tidak boleh memicu kerusakan lingkungan. Di sinilah peran penting intervensi program Green Economy Growth (GEG) untuk seiring sejalan dengan Program TEKAD,” ujar Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Eko Sri Haryanto, di sela acara Workshop Nasional Pengelolaan Program Tekad di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu.



Eko mengatakan upaya melakukan hiliriasasi komoditas lokal termasuk di Papua sangat penting untuk dilakukan. Dengan hilirisasi ini setiap komoditas lokal tidak sekadar dijual berupa bahan mentah, tetapi terlebih dahulu diolah sedemikian rupa sehingga memberikan nilai tambah.

“Jika dilakukan hilirisasi maka komoditas lokal akan memberikan harga jual yang lebih memadai. Jika ini terealisasi maka akan terjadi penyerapan tenaga kerja hingga pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!