Kowarteg Indonesia Berbagi Ilmu dan Tips Memasak di Garut
Rabu, 15 Maret 2023 - 19:03 WIB
Kowarteg Indonesia menggelar pelatihan memasak dengan tajuk Cita Rasa Warteg di Desa Simpangsari, Kabupaten Garut, Rabu (15/3/2024). Foto/Dok. SINDOnews
GARUT - Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia menggelar pelatihan memasak dengan tajuk Cita Rasa Warteg di Kabupaten Garut. Kegiatan di Desa Simpangsari ini dikuti puluhan ibu-ibu.
"Warteg sendiri sampai dengan saat ini merupakan hidangan makanan yang cukup diminati masyarakat, sebab memiliki cita rasa yang lezat. Untuk itu, kami bekali ilmu dan tips memasak masakan khas warteg," kata Korwil Kowarteg Indonesia Jabar, Joko Dewo, Rabu (15/3/2024).
Apalagi saat Ramadan, biasanya ibu-ibu ingin menyuguhkan hidangan terbaik untuk keluarga. "Dengan adanya program Cita Rasa Warteg diharapkan bisa menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam memasak masakan rumahan untuk sahur dan buka puasa keluarga tercinta di rumah. Bahkan bisa juga untuk usaha jualan menu berbuka puasa," ujarnya.
Dalam kegiatan Cita Rasa Warteg kali ini dipilih masakan-masakan yang umumnya digemari keluarga. Mereka juga memberikan pemahaman baru terhadap masakan olahan yang mayoritas dari ibu-ibu itu baru mengetahui cara mengolah masakan tersebut dengan benar.
"Warteg sendiri sampai dengan saat ini merupakan hidangan makanan yang cukup diminati masyarakat, sebab memiliki cita rasa yang lezat. Untuk itu, kami bekali ilmu dan tips memasak masakan khas warteg," kata Korwil Kowarteg Indonesia Jabar, Joko Dewo, Rabu (15/3/2024).
Apalagi saat Ramadan, biasanya ibu-ibu ingin menyuguhkan hidangan terbaik untuk keluarga. "Dengan adanya program Cita Rasa Warteg diharapkan bisa menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam memasak masakan rumahan untuk sahur dan buka puasa keluarga tercinta di rumah. Bahkan bisa juga untuk usaha jualan menu berbuka puasa," ujarnya.
Dalam kegiatan Cita Rasa Warteg kali ini dipilih masakan-masakan yang umumnya digemari keluarga. Mereka juga memberikan pemahaman baru terhadap masakan olahan yang mayoritas dari ibu-ibu itu baru mengetahui cara mengolah masakan tersebut dengan benar.
Lihat Juga :