Sandi: Ancaman Resesi Akibat Pandemi Kian Nyata
Kamis, 16 Juli 2020 - 14:51 WIB
Pengusaha yang juga mantan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini terus menurun. Kondisi ini bisa saja berlangsung dalam jangka waktu panjang.
Berdasarkan data survei bahwa 67 persen masyarakat merasa perekonomian dalam keluarga semakin hari semakin memburuk.
Pengusaha Sandiaga Uno menyebutkan pandemi mengakibatkan 1,2 juta pekerja di Indonesia dirumahkan dan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Berdasarkan data hasil survei sebanyak 25 persen dari masyarakat Indonesia menyatakan sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman. (Baca juga: Penanganan Covid-19 Hingga 2021, DPRD Ingatkan Bima Arya Soal Skala Prioritas)
Survei yang dilakukan timnya menyatakan masyarakat hanya cukup memenuhi kebutuhan pokoknya selama sepekan berjumlah 20 persen. Sedangkan yang sanggup memenuhi kebutuhan pokok tanpa meminjam hanya sebesar 33 persen. Selebihnya, masyarakat yang masih memiliki tabungan hanya berjumlah 20 persen.
Berdasarkan data survei bahwa 67 persen masyarakat merasa perekonomian dalam keluarga semakin hari semakin memburuk.
Pengusaha Sandiaga Uno menyebutkan pandemi mengakibatkan 1,2 juta pekerja di Indonesia dirumahkan dan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Berdasarkan data hasil survei sebanyak 25 persen dari masyarakat Indonesia menyatakan sudah tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan pokok tanpa pinjaman. (Baca juga: Penanganan Covid-19 Hingga 2021, DPRD Ingatkan Bima Arya Soal Skala Prioritas)
Survei yang dilakukan timnya menyatakan masyarakat hanya cukup memenuhi kebutuhan pokoknya selama sepekan berjumlah 20 persen. Sedangkan yang sanggup memenuhi kebutuhan pokok tanpa meminjam hanya sebesar 33 persen. Selebihnya, masyarakat yang masih memiliki tabungan hanya berjumlah 20 persen.
Lihat Juga :