Cucu Mangkir Diperiksa, Desakan Pemeriksaan E Wardani Menguat

Kamis, 07 Mei 2015 - 12:00 WIB
Cucu Mangkir Diperiksa,...
Cucu Mangkir Diperiksa, Desakan Pemeriksaan E Wardani Menguat
A A A
BANDUNG - Cucu Gumuruh, tersangka kasus dugaan korupsi dana pemeliharaan jalan di Kabupaten Bogor senilai Rp19, 2 miliar mangkir dari pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, hari ini.

Kabid Pengelolaan dan Pemeliharaan Jalan di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor ini mangkir karena alasan sakit.

"Ya Cucu Gumuruh semestinya diperiksa hari ini, tetapi kuasa hukumnya memberitahukan ke penyidik disertai surat keterangan dokter bahwa yang bersangkutan sedang sakit, " kata Kasubdit III Tipikor Direskrimsus Polda Jawa Barat AKBP Yayat Popon, kepada Sindonews.com, Kamis (7/5/2015).

Menurut perwira menengah Polri ini, penyidik akan menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap Cucu Gumuruh.

"Kita harapkan yang bersangkutan bisa kooperatif, " timpal penyidik senior di Polda Jawa Barat ini.

Sementara itu desakan agar Polda Jawa Barat mengungkap dugaan keterlibatan Kadis Bina Marga Pengairan Kabupaten Bogor E Wardani terus menguat.

Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menginginkan Polda Jawa Barat segera memeriksa kembali E Wardani karena diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Ya kami harapkan Polda Jawa Barat segera memeriksa kembali E Wardani, karena sebagai kadis diduga dia mengetahui kemana saja raibnya dana sebesar Rp19,2 miliar yang menjadi kerugian negara dalam kasus tersebut, " ungkap Ketua LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat Khotman Idris, Kamis (7/5/2015).

Hal senada diungkapkan, Ketua Forum Mahasiswa Bogor Rahmatullah. Menurut Rahmat, dirinya yakin jika dana sebesar Rp19,2 miliar tidak dinikmati oleh Cucu sendirian.

"Diduga sebagai Kadis Bina Marga E Wardani mengetahui penggunaan dana tersebut sehingga Polda Jawa Barat harus memeriksa ulang yang bersangkutan, " timpal Rahmat.

Aktivis antikorupsi di Bogor ini juga meminta agar penyidikan kasus ini jangan hanya terhenti sampai di Cucu Gumuruh.

"Semua oknum yang diduga terlibat harus bertanggung jawab, karena diduga korupsi ini dilakukan berjamaah. Jadi Polda harus membuktikannya dengan menjerat Cucu dengan pasal tindak pidana pencucian uang, " kata Rahmat.

Sementara itu Ketua Pergerakan Rakyat Bogor (PRB) Ruhiyat Sujana, meminta Polda Jawa Barat mengusut tuntas kasus yang menyita perhatian publik ini.

"Polda harus transparan siapa pun yang menikmati dana haram ini harus diseret ke meja hijau. Jadi jangan hanya terfokus dengan Cucu sendiri pasti ada juga yang menikmati uang haram tersebut, " kata Ruhiyat.

Sebelumnya Kadis Bina Marga Pengairan Kabupaten Bogor E Wardani dalam pesan singkatnya kepada Sindonews.com menyatakan, "Biarlah proses hukum berjalan mengenai keterlibatan saya atau tidak itu berdasarkan hasil penyidikan penyidik. Saya kira pelaksanan hukum di Indonesia ini sudah cukup baik dan kita wajib menghargai proses hukum tersebut, " tulis Wardani beberapa waktu lalu.
(sms)
Berita Terkait
Pemkot Bogor Konsultasi...
Pemkot Bogor Konsultasi ke KPK Terkait Realisasi Dana Insentif Daerah
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Lido Lake Resort Diburu...
Lido Lake Resort Diburu Pengunjung, Hasil Riset Google dan Temasek: 74% Turis Rindukan Wisata
Mau Info Diskon Lido...
Mau Info Diskon Lido Lake Resort Terupdate? Yuk, Download MotionBanking
Saat Jenuh di Rumah...
Saat Jenuh di Rumah Terus, Staycation Sambil Work From Hotel di Bogor Bisa Jadi Solusi
Resor Baru Mercure Cibadak...
Resor Baru Mercure Cibadak Jadi Gerbang Menjelajah Panorama Alam Sukabumi
Berita Terkini
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Legislator Perindo Minta Pemkab Sikka Cegah Pungli di Sekolah
11 menit yang lalu
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
1 jam yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
1 jam yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
1 jam yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
3 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
3 jam yang lalu
Infografis
Empat Fitur Canggih...
Empat Fitur Canggih yang Hanya Ada di Mobil Formula E
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved