Khotbah Tiga Bahasa, Aher Ajak Peserta KAA Merdekakan Palestina
Jum'at, 24 April 2015 - 13:12 WIB
Khotbah Tiga Bahasa, Aher Ajak Peserta KAA Merdekakan Palestina
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjadi khatib dalam Salat Jumat di Masjid Raya Bandung yang dihadiri para delegasi dan tamu Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), Jumat (24/4/2015).
Hal unik dilakukan pria yang akrab disapa Aher tersebut. Ia berceramah dalam tiga bahasa berbeda dengan isi ceramah yang sama. Pertama, ia ceramah dalam bahasa Indonesia, selanjutnya dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Inti dari ceramahnya adalah mengajak seluruh negara yang jadi peserta peringatan KAA untuk mendorong kemerdekaan Palestina.
"Saat ini bangsa-bangsa di Asia dan Afrika telah mampu mengusir penjajah, kecuali Palestina yang masih berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan. Kewajiban kita semua untuk mendorong perjuangan bangsa Palestina tersebut," ujar Aher.
Selain mengajak memerdekakan Palestina, Aher mengajak seluruh negara Asia dan Afrika untuk saling membantu satu sama lain dalam berbagai aspek positif.
"Perkumpulan ini harus jadi tonggak baru lahirnya komitmen bersama untuk Asia Afrika yang maju, lebih baik, moderen, dan makmur," katanya.
Aher pun mengingatkan agar seluruh negara di Asia dan Afrika bersatu. "Bangsa di Asia dan Afrika harus bersatu, tidak boleh terpecah belah," pungkasnya.
Hal unik dilakukan pria yang akrab disapa Aher tersebut. Ia berceramah dalam tiga bahasa berbeda dengan isi ceramah yang sama. Pertama, ia ceramah dalam bahasa Indonesia, selanjutnya dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Inti dari ceramahnya adalah mengajak seluruh negara yang jadi peserta peringatan KAA untuk mendorong kemerdekaan Palestina.
"Saat ini bangsa-bangsa di Asia dan Afrika telah mampu mengusir penjajah, kecuali Palestina yang masih berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan. Kewajiban kita semua untuk mendorong perjuangan bangsa Palestina tersebut," ujar Aher.
Selain mengajak memerdekakan Palestina, Aher mengajak seluruh negara Asia dan Afrika untuk saling membantu satu sama lain dalam berbagai aspek positif.
"Perkumpulan ini harus jadi tonggak baru lahirnya komitmen bersama untuk Asia Afrika yang maju, lebih baik, moderen, dan makmur," katanya.
Aher pun mengingatkan agar seluruh negara di Asia dan Afrika bersatu. "Bangsa di Asia dan Afrika harus bersatu, tidak boleh terpecah belah," pungkasnya.
(zik)