Ini Hasil Pertemuan Ahok, Jokowi dan Ketua DPRD DKI
Selasa, 14 April 2015 - 11:38 WIB
Ini Hasil Pertemuan Ahok, Jokowi dan Ketua DPRD DKI
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi menghasilkan tiga poin.
Poin pertama, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD DKI Jakarta, tidak akan melakukan hak menyatakan pendapat (HMP) terhadap Ahok.
"Jadi Presiden (Jokowi) putuskan Fraksi PDIP enggak mungkin membuat HMP," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).
Dalam pertemuan itu juga, kata Ahok, Jokowi memintanya memahami posisi Prasetyo sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta. Karena, Prasetyo tidak bisa melarang anggotanya untuk tidak melakukan HMP.
"Prasetio sebagai ketua DPRD masih mengayomi yang lain itu urusan kedua," katanya. (Baca juga: Pagi Ini, Ahok Akan Bertemu dengan Jokowi & Prasetyo)
Kemudian, kata dia, Presiden menginginkan anggaran Pergub APBD DKI 2015 jika sudah turun maka dapat langsung dilanjutkan dieksekusi dan jangan ada Sisa Lebih Pengunaan Anggaran (Silpa).
"Ketiga Presiden juga berharap e-musrenbang kalau diikuti semua dengan baik kita harapkan e-budgeting 2016 akan sempurna. Betul-betul dari awal," tukasnya.
Poin pertama, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD DKI Jakarta, tidak akan melakukan hak menyatakan pendapat (HMP) terhadap Ahok.
"Jadi Presiden (Jokowi) putuskan Fraksi PDIP enggak mungkin membuat HMP," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).
Dalam pertemuan itu juga, kata Ahok, Jokowi memintanya memahami posisi Prasetyo sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta. Karena, Prasetyo tidak bisa melarang anggotanya untuk tidak melakukan HMP.
"Prasetio sebagai ketua DPRD masih mengayomi yang lain itu urusan kedua," katanya. (Baca juga: Pagi Ini, Ahok Akan Bertemu dengan Jokowi & Prasetyo)
Kemudian, kata dia, Presiden menginginkan anggaran Pergub APBD DKI 2015 jika sudah turun maka dapat langsung dilanjutkan dieksekusi dan jangan ada Sisa Lebih Pengunaan Anggaran (Silpa).
"Ketiga Presiden juga berharap e-musrenbang kalau diikuti semua dengan baik kita harapkan e-budgeting 2016 akan sempurna. Betul-betul dari awal," tukasnya.
(mhd)