Memprihatinkan, Bangunan PAUD Ini Butuh Bantuan

Minggu, 12 April 2015 - 18:00 WIB
Memprihatinkan, Bangunan...
Memprihatinkan, Bangunan PAUD Ini Butuh Bantuan
A A A
CIREBON - Karena kondisi bangunan tempat mereka belajar sangat memprihatinkan, 50 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terpaksa mengungsi untuk belajar.

Kondisi itu terjadi di PAUD Tunas Cempaka di Blok Situmpuk RT 18/05, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Bangunan PAUD sangat memprihatinkan, dimana sebagian atap tak ditutupi genteng dan plafon sehingga memperlihatkan rangka bangunan dari batangan bambu.

Meski PAUD tersebut dekat dengan kantor pemerintahan Cirebon, namun sepertinya lupun dari perhatian pemerintah.

Tak memadainya sarana pendidikan itu pun membuat anak-anak enggan belajar, padahal PAUD Tunas Cempaka merupakan satu-satunya harapan masyarakat di kawasan tersebut mengingat lokasinya yang jauh dari keramaian.

"Kami cemas bangunan itu ambruk karena tak layak. Makanya anak-anak yang seharusnya belajar di sana saya pindahkan ke rumah," beber pengelola PAUD Aan Rohayani.

Proses pendidikan yang dilakukan di rumahnya sudah terjadi sejak 2014. Menurut dia, semangat belajar anak-anak tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya anak-anak yang datang ke rumahnya, meski jarak dari rumah mereka jauh dan harus memutar hingga menyeberang sungai.

Anak-anak PAUD tersebut memperoleh pendidikan setiap Senin-Jumat. Mereka mayoritas berasal dari keluarga berekonomi lemah.

Aan pun berharap pemerintah daerah memperhatikan kondisi ini. Dia meyakinkan, sarana dan prasarana pendukung perlu mendapat perhatian besar, terutama pendidikan sejak dini.

"Kami hanya ingin ada rehabilitasi untuk bangunan PAUD ini agar suasana belajar anak-anak nyaman," ungkap dia.

Bangunan PAUD Tunas Cempaka sendiri diketahui dinaungi sebuah yayasan. Menurut salah seorang tokoh masyarakat sekitar, Toni (50), dulu bangunan itu tak hanya digunakan untuk pendidikan formal melainkan pula kegiatan keagamaan dan lainnya, khusus anak-anak.

"Minat belajar anak-anak di sini tinggi. Saat ini, untung masih ada Ibu Aan yang peduli pendidikan di lingkungan kami," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
39 menit yang lalu
2 Korban KM Nurul Salsa...
2 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan dalam Keadaan Selamat, 18 Orang Masih Hilang
43 menit yang lalu
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
55 menit yang lalu
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
1 jam yang lalu
Resmi! Aset Tirta Bhagasasi...
Resmi! Aset Tirta Bhagasasi Mulai Dialihkan, Layanan Air Bersih Bekasi Bakal Berubah
2 jam yang lalu
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved