Bayi Memprihatinkan Ini Butuh Uluran Tangan

Rabu, 08 April 2015 - 15:21 WIB
Bayi Memprihatinkan...
Bayi Memprihatinkan Ini Butuh Uluran Tangan
A A A
KENDAL - Akbar Maulana, bayi yang baru berusia enam bulan ini hanya terbaring lemah dipangkuan ibunya, di Desa Lanju, Kecamatan Patebon, Kendal, Jawa Tengah.

Bayi pasangan Ahmad Fauzi dan Naeli itu divonis menderita penyakit palatoschisis atau sumbing pada langit-langit mulut sejak lahir. Sehingga tidak bisa menerima asupan gizi dengan baik.

Kondisi bayi diperparah dengan gizi buruk yang menimpanya. Pasalnya, diusia enam bulan berat badan akbar hanya sektar 2,5 kg. Padahal sewaktu dilahirkan saja, berat Akbar mencapai 3 kg.

Tidak hanya itu, dokter juga memvonis akbar menderita penyakit saluran pernafasan atas. Melihat kondisi Akbar, kedua orang tuanya hanya bisa pasrah.

Ayah Akbar yang hanya seorang sopir sudah tidak mampu lagi menanggung biaya pengobatan untuk anaknya. Sehingga pengobatan seadanya di rumah menjadi pilihan terakhir, sembari menunggu uluran tangan dermawan.

Naeli, sang ibu bayi malang tersebut mengatakan, saat berusia satu bulan Akbar sempat tersendak dan diperiksa ke dokter lalu divonis menderita palatoschisis.

"Berat badannya terus menurun saat dirawat di rumah sakit untuk menyembuhkan kelainan pada langit-langit mulut," kata Naeli.

Dikatakan, setidaknya tiga kali Akbar mendapat perawatan di rumah sakit, namun karena keterbatasan biaya, Akbar dibawa pulang dan dirawat seadanya dirumah.

"Waktu berobat kemarin kami mengandalkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan," sebut Naeli sembari sesekali menyeka air matanya.

Saat itu lanjut Naeli, dokter belum berani mengoperasi anaknya karena berat badanya terus menurun.

"katanya kalau berat akbar sudah 18 bulan dan beratnya normal baru bisa dioperasi. Saya hanya bisa pasrah, semoga anak saya bisa sembuh dan normal seperti yang lainya," ujar Naeli sembari menatap anak keduanya tersebut.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
8 menit yang lalu
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
15 menit yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
15 menit yang lalu
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
30 menit yang lalu
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
51 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
57 menit yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved