Bea Cukai Sebut Tak Sengaja Tembak Mati ABK

Senin, 06 April 2015 - 16:11 WIB
Bea Cukai Sebut Tak...
Bea Cukai Sebut Tak Sengaja Tembak Mati ABK
A A A
PEKANBARU - Pihak Bea Cukai Bengkalis, Riau mengakui petugasnya yang menembak Dermawan, Anak Buah Kapal (ABK), yang sebelumya disebut nahkoda.

Namun kejadian penembakan tersebut tidak sengaja dilakukan. Pihak Bea Cukai menyatakan saat itu hanya menembak bagian kapal agar nahkoda berhenti.

"Yang dilakukan petugas saat itu adalah menembak bagian kapal. Rupanya tembakannya memantul dan mengenai Dermawan," sebut Kepala Bea dan Cukai Bengkalis Ade Irawan, Senin (6/4/2015).

Kronologi kejadian menurut versi Bea Cukai Bengkalis, Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB, kapal patroli mendeteksi ada pergerakan sebuah kapal dari Arah Malaysia menuju Bantan, Bengkalis, Riau.

Kapal tersebut yang ternyata diketahui bermuatan bawang dari Malaysia coba dihentikan petugas. Namun kapal tersebut terus melaju tanpa menghiraukan peringatan petugas.

"Malah, kapal patroli kita yang saat itu mencoba menghadang ditabrak kapal tersebut. Kemudian kita kejar dan berikan peringatan dengan memakai pengeras suara dan tembakan ke udara, tapi tidak dihiraukan," kata Ade.

Sesuai prosedur, lanjut Ade, petugas menembak bagian kapal agar mereka berhenti. Tapi ternyata tembakan itu memantul dan mengenai salah satu ABK. "Jadi Darmawan itu bukan nahkodanya dia ABK. Di kapal itu ada tiga orang," ucapnya.

Ade menyebutkan bahwa kapal tersebut bermuatan 13 ton bawang yang dibawa dari Malaysia."Bawang yang mereka bawa dari Malaysia itu ilegal," tandasnya.

Sementara itu pihak Polres Bengkalis AKBP Aloysius Supriadi menyatakan, akan mendalami kasus penembakan tersebut. "Kita akan periksa petugas bea cukai untuk mengetahui apakah penembakan itu benar-benar sudah sesuai prosedur atau tidak," pungkasnya.

Baca Juga: Nahkoda Kapal Tewas Ditembak di Selat Malaka
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
49 menit yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
53 menit yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
1 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
1 jam yang lalu
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
1 jam yang lalu
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved