DPRD Minta DKI Lepas Saham di Pabrik Miras
Rabu, 01 April 2015 - 17:08 WIB
DPRD Minta DKI Lepas Saham di Pabrik Miras
A
A
A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mempertanyakan sikap Pemprov DKI yang masih enggan melepas saham kepemilikan di PT Delta Djakarta. Pasalnya perusahaan ini merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi sejumlah merek minuman keras (miras) jenis bir internasional.
Anggota DPRD DKI Jakarta Ramli Muhammad mengungkapkan, Pemprov DKI mempunyai saham kepemilikan di BUMD PT Delta Djakarta yang merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional dengan saham sebesar 26,25%.
"Masyarakat DKI pasti tidak rela uang pajak digunakan untuk mengelola minuman keras. Sebaiknya dialihkan ke yang lebih bermanfaat," ungkap Ramli saat mengajukan pertanyaannya kepada Ahok, di musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Jakarta Utara, di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (1/4/2015).
Menurut Ramli, sebaiknya dialihkan untuk pengelolaan sapi di Nusa Tenggara Timur (NTT). "Kenapa saham di PT Delta enggak dicabut dan dikelola untuk mengelola sapi?. Supaya pasar daging bisa dikelola pemda," ucapnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Ramli Muhammad mengungkapkan, Pemprov DKI mempunyai saham kepemilikan di BUMD PT Delta Djakarta yang merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional dengan saham sebesar 26,25%.
"Masyarakat DKI pasti tidak rela uang pajak digunakan untuk mengelola minuman keras. Sebaiknya dialihkan ke yang lebih bermanfaat," ungkap Ramli saat mengajukan pertanyaannya kepada Ahok, di musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Jakarta Utara, di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (1/4/2015).
Menurut Ramli, sebaiknya dialihkan untuk pengelolaan sapi di Nusa Tenggara Timur (NTT). "Kenapa saham di PT Delta enggak dicabut dan dikelola untuk mengelola sapi?. Supaya pasar daging bisa dikelola pemda," ucapnya.
(whb)