Pengelola Indekos Tak Yakin Mahasiswa UI Itu Bunuh Diri
Rabu, 01 April 2015 - 15:37 WIB
Pengelola Indekos Tak Yakin Mahasiswa UI Itu Bunuh Diri
A
A
A
DEPOK - Kematian Akseyna Ahad Dori mahasiswa Universitas Indonesia yang ditemukan tewas di Danau Kenanga kampus tersebut masih menjadi misteri. Pengelola indekos tempat Dori tingga tidak yakin bila mahasiswa cerdas itu bunuh diri.
Meskipun di dinding kamar indekosnya ditemukan sepucuk surat wasiat yang ditulis Dori sebelum ditemukan tak bernyawa. Pengelola indekos Edi Sukardi mengatakan, mahasiswa program studi Biologi Fakultas Matematika dan IPA itu kesehariannya sangat pendiam.
"Anaknya itu sopan, pulang kuliah tidak pernah nongkrong dengan teman indekos. Kalau bunuh diri apa iya dia melakukan itu?," ujar Edi kepada Sindonews, Rabu (1/4/2015). Menurut Edi, di indekos yang dikelolanya ini terdapat 29 penghuni seluruhnya laki-laki.
Selama ini, lanjut dia, Dori hanya mempunyai dua sahabat sesama angkatan 2013. Keduanya selalu terlihat beberapa kali datang ke indekos."Satu namanya Jibril, seorang lagi saya tidak hafal namanya. Teman-teman korban tidak mengetahui apa masalah yang sedang
dihadapi korban karena memang orangnya pendiam," ucapnya.
Meskipun di dinding kamar indekosnya ditemukan sepucuk surat wasiat yang ditulis Dori sebelum ditemukan tak bernyawa. Pengelola indekos Edi Sukardi mengatakan, mahasiswa program studi Biologi Fakultas Matematika dan IPA itu kesehariannya sangat pendiam.
"Anaknya itu sopan, pulang kuliah tidak pernah nongkrong dengan teman indekos. Kalau bunuh diri apa iya dia melakukan itu?," ujar Edi kepada Sindonews, Rabu (1/4/2015). Menurut Edi, di indekos yang dikelolanya ini terdapat 29 penghuni seluruhnya laki-laki.
Selama ini, lanjut dia, Dori hanya mempunyai dua sahabat sesama angkatan 2013. Keduanya selalu terlihat beberapa kali datang ke indekos."Satu namanya Jibril, seorang lagi saya tidak hafal namanya. Teman-teman korban tidak mengetahui apa masalah yang sedang
dihadapi korban karena memang orangnya pendiam," ucapnya.
(whb)