Rekonstruksi Pembunuhan, PSK Hamil Diinjak Hingga Tewas

Kamis, 26 Februari 2015 - 01:07 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan,...
Rekonstruksi Pembunuhan, PSK Hamil Diinjak Hingga Tewas
A A A
SEMARANG - Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) muda dari Resosialisasi Argorejo alias Sunan Kuning (SK) Semarang, tewas dibunuh dengan sadis. Korban yang tengah hamil diinjak hingga tulang rusuknya patah dan menembus jantung.

Aksi pembunuhan sadis terhadap Nur Khomsanah alias Ririn (18) ini terungkap saat penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Semarang menggelar rekonstruksi penganiayaan yang menyebabkan tewasnya korban.

Dalam adegan itu, korban yang tengah hamil tiga bulan tewas dibunuh di kamarnya, Wisma Mawar, Gang Argorejo I, Nomor 27.

Bukan hanya diinjak, pelaku yang diketahui bernama Suko Wati alias Icuk (24) ini bahkan menjambak rambut korban, dan memukulinya dengan asbak rokok hingga korban tidak berdaya.

Saat rekonstruksi berlangsung, puluhan warga maupun para PSK rekan-rekan korban datang melihat. Beberapa warga dan rekan korban tak berhenti memaki tersangka saat proses rekonstruksi berlangsung.

“Dia mendengar dia merintih mohon ampun. Ngomongnya begini, 'Pah, ampun, ampun'. Saya tahunya ya mereka suami istri, karena memanggilnya begitu, menyebut 'bojo' juga,” kata Depi Pebriani alias Shany (35), rekan korban, Rabu (26/2/2015).

Dia menambahkan, sempat melihat pelaku keluar dari kamar mandi. Awalnya, pintu wisma dikunci. Namun, karena ada seseorang yang ingin ke toilet, akhirnya pintu didobrak. Saat di kamar mandi itu, dia melihat korban sudah bersimbah darah.

“Saya sempat ikut ke RS Tugurejo. Masuk IGD. Tapi tidak lama, teman saya yang juga ikut, ngabarin kalau korban meninggal,” tambah warga Ambarawa itu sembari terlihat menitikkan air mata.

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Sukiyono mengatakan, rekonstruksi dilakukan dengan 27 adegan untuk melengkapi BAP (Berita Acara Pemeriksaan) terhadap tersangka.

"Hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian korban selain jantungnya tertusuk patahan tulang rusuk, juga pendarahan di kepala. Ini disebabkan asbak batu yang dihantamkan hingga kepalanya retak," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
1 jam yang lalu
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
2 jam yang lalu
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
3 jam yang lalu
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
16 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
16 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved