Penyelundupan Narkoba Marak, Anjing Pelacak Siaga di Bandara Soetta

Minggu, 15 Februari 2015 - 15:36 WIB
Penyelundupan Narkoba...
Penyelundupan Narkoba Marak, Anjing Pelacak Siaga di Bandara Soetta
A A A
JAKARTA - Masih banyaknya penyeludup narkoba yang lolos dari pemeriksaan di bandara membuat Polda Metro Jaya segera menempatkan satu ekor anjing pelacak. Anjing tersebut akan digunakan untuk mengendus tas penumpang yang mendapat di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniyanto mengatakan, pihaknya segera menempatkan anjing pelacak dikarenakan banyaknya para pelaku penyelundup yang lolos dari alat pendeteksi di Bandara Soetta. "Saya memilih menempatkan anjing pelacak Narkotik di sana, karena banyak pelaku yang dengan mudah lolos dari alat deteksi bandara," katanya, Minggu (15/2/2015).

Menurutnya, anjing-anjing tersebut telah terlatih dan saat ini ditempatkan di Unit Satwa Ditsabhara Polda Metro Jaya. "Kami tinggal ajukan dan mereka sudah bisa berpatroli di terminal kedatangan," tegasnya.

Saat ini banyak pelaku yang tidak terdeteksi karena menyamarkan narkoba dengan barang bawaan mereka. Sehingga bila dilakukan deteksi x-ray narkoba tersebut tersamar. Namun, bila dengan anjing pelacak, narkoba disamarkan sebagaimanapun bisa terendus.

Di tempat terpisah, Kanit Satwa K-9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya AKP Muhyigaku memang sudah mengetahui terkait penempatan anjing pelacak. Bahkan, dari pihak bandara juga telah memintanya untuk menempatkan anjing pelacak.

Di Unit Satwa K-9, hanya ada satu ekor anjing yang paling cocok ditugaskan di Bandara Soekarno-Hatta. Anjing itu adalah seekor Anjing Beagle dengan ukuran mungil. Namanya Ghata dan memiliki warha bulu perpaduan antara coklat, putih, dan hitam. Dia satu-satunnya anjing pelacak Narkotik dengan tubuh mungil di Unit K-9.

"Ghata ini cocok di bandara karena tubuhnya kecil. Soalnya kalau di bandara kan banyak lorong-lorong dan tempat sempit. Anjing besar seperti Golden Retribusi dan Rottweiler sulit masuk karena badannya besar," tuturnya.

Ghata, sudah masuk unit K-9 sejak 2011. Belum banyak tugas yang Ia lakukan. Tapi Muhyi menjamin kualitas Ghata. Apalagi untuk urusan deteksi ganja. Ghata paling canggih mendeteksi ganja ketimbang anjing pelacak Narkotik lain di Unit Satwa K-9 Polda Metro Jaya. "Mendeteksi sabu, ekstasi dan lainnya dia tetap mampu," tutur Muhyi.
(hyk)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
38 menit yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
11 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
11 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
12 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
12 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved