Berkelahi di Lokalisasi Sintai, Anggota Marinir Tewas Ditikam

Jum'at, 13 Februari 2015 - 14:07 WIB
Berkelahi di Lokalisasi...
Berkelahi di Lokalisasi Sintai, Anggota Marinir Tewas Ditikam
A A A
BATAM - Keributan sesama pengunjung yang berujung maut terjadi di Raja Bar Block E nomor 16 Telukpandan, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji atau yang dikenal dengan Lokalisasi Sintai, dini hari tadi.

Tempat hiburan ini mendadak mencekam setelah korban bersimbah darah akibat ditikam pakai obeng oleh pelaku pengunjung lainnya di depan bar tersebut.

Informasi yang dihimpun, korban yang meninggal seorang anggota Batalyon Infateri (Yonif) 10 Marinir Satria Bumi Yudha (SBY) Sersan Satu (Sertu) Marinir Purwinanto. Korban mengalami luka tusukan di bagian dada, dan leher dalam keributan itu.

Sementara pelaku belum diketahui identitasnya. Diketahui, pemicu keributan ini bermula saat ada pengendara sepeda motor yang mabuk menabrak beberapa sepeda motor yang parkir di depan Raja Bar.

Pengunjung di dalam Raja Bar keluar saat mendengar kejadian itu. Begitu juga dengan korban, serta pelaku yang belum diketahui identitasnya itu. Persoalan apa yang memicu keributan ini, sehingga terjadi perkelahian belum diketahui.

Namun, percekcokan terjadi setelah pengendara yang menabrak itu pergi. Perkelahian tak terhindarkan sampai-sampai korban mengeluarkan banyak darah di depan bar akibat beberapa tusuk yang dialami korban.

Salah seorang pekerja Raja Bar Linda mengatakan, pelaku dan korban sebelumnya sama-sama minum di dalam bar. Menurutnya, tak ada masalah yang terjadi di dalam bar. Setelah mendengar suara sepeda motor jatuh, korban dan pelaku sama-sama keluar.

"Apa masalahnya saya tak tahu. Di dalam bar tak ada masalah, perkelahian setelah keluar dari bar. Saya tahunya korban sudah ditikam dan pelakunya kabur," ujar Linda, kepada wartawan, Jumat (13/2/2015).

Sementara itu, sekuriti Telukpanda atau yang dikenal dengan Sintai, Heri mengatakan, mendapat kabar ada keributan di Raja Bar itu. Sebelumnya, dia hanya mendengar sebatas percekcokan mulut saja.

Dia tak menyangka ada korban jiwa dari keributan tersebut. Dia lalu bergegas mendatangi lokasi setelah mengetahui ada korban yang kena tikam. "Kami awalnya hanya dengar cekcok mulut saja. Kemudian dikabari lagi ada korban yang kena tikam," kata Heri di depan Raja Bar.

Heri menuturkan, setelah mendatangi lokasi kejadian, dia membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah. "Melihat korban banyak keluar darah, kami langsung bawa korban ke RSUD Embung Fatimah," ujar Heri.

Terpisah, Komandan Yonif 10 Marinir Letkol Marinir Kresno mengatakan, korban merupakan warga Semarang, Jawa Tengah. "Sekarang saya mau antar jenazah dulu ke Semarang, sampai ketemu di Batam," jelasnya.

Pantauan di dalam Raja Bar, bar sudah berserakan setelah keributan terjadi. Pecahan botol Beer berserakan di mana-mana. Kaca kamar tempat pekerja Raja Bar banyak yang rusak. Selain Raja Bar, tercatat banyak bar-bar lain yang hancur.

Beberapa bar yang mengalami kerusakan di kawasan lokalisasi itu adalah Bar 99, Super Star Bar, Borneo Bar, dan banyak lagi.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
3 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
4 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
4 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
5 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved