Penderita Kanker Otak Ini Bercita-cita Jadi Polisi

Selasa, 03 Februari 2015 - 23:27 WIB
Penderita Kanker Otak...
Penderita Kanker Otak Ini Bercita-cita Jadi Polisi
A A A
JOMBANG - Alex Said (13), seorang lulusan sekolah dasar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, divonis menderita kanker otak.

Anak malang yang bercita-cita menjadi polisi tersebut kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat kanker otak yang dideritanya.

Alex Said adalah putra pasangan suami istri Andik Sugianto (40) dan Saroh (40), warga Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sudah sembilan bulan ini Alex hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat kanker otak yang dideritanya.

Bahkan, meski sudah dioperasi di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, kondisi Alex tak juga membaik. Badannya, makin kurus kering dan sudah tidak bisa beraktivitas apa pun.

Jangankan untuk duduk atau berdiri, untuk makan saja Alex juga harus dibantu dengan selang infus.

Saroh, ibunda Alex, menuturkan Alex divonis dokter mengidap kanker otak pascalulus sekolah dasar tahun 2014.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, serangan kanker tersebut muncul karena Alex gemar atau terlalu sering mengonsumsi jajanan kemasan di sekolahnya.

Meski penghasilannya sebagai buruh tani hanya pas-pasan, berbagai upaya sudah dilakukan orangtua Alex untuk bisa menyembuhkan anaknya. Namun, hingga kini kondisi Alex tak kunjung membaik.

Padahal, saat masih sehat atau setelah lulus SD tahun 2014, Alex sangat bersemangat belajar dan ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi untuk mengejar cita-citanya menjadi polisi.

Namun, harapan tersebut harus tertunda karena Alex masih harus berjuang melawan penyakitnya.

"Kalo kambuh itu tubuhnya kejang-kejang," kata Saroh, ibunda Alex.

Meski memiliki kartu Jamkesmas, namun selama menjalani pengobatan dan operasi, kedua orangtua Alex mengaku masih harus pontang-panting mencari pinjaman untuk membayar berbagai obat-obatan dan fasilitas ambulans untuk pergi ke Surabaya dan kembali ke Jombang.

Menurutnya, masih banyak jenis obat untuk penderita kanker yang tidak ditanggung Jamkesmas.

Mustofa, anggota DPRD Jombang, berharap ke depan BPJS memperluas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Sebab, meski sudah memiliki Jamkesmas atau Kartu BPJS, selama ini masih banyak jenis obat atau fasilitas yang sangat dibutuhkan warga kurang mampu tapi tidak ditanggung oleh BPJS.

Belajar dari peristiwa ini, Mustofa juga berharap para orangtua lebih berhati-hati dan waspada terhadap jajanan sekolah yang biasa dikonsumsi putra dan putrinya.
(zik)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
27 menit yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
53 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
54 menit yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
2 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
2 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved