Dipatuk Ular Peliharaan, Mahasiswa Tewas di Kamar Kos

Minggu, 25 Januari 2015 - 17:35 WIB
Dipatuk Ular Peliharaan,...
Dipatuk Ular Peliharaan, Mahasiswa Tewas di Kamar Kos
A A A
CIREBON - Seorang mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Tri Agustian (20) asal Kabupaten Majalengka, tewas diduga akibat patukan ular peliharaannya.

Korban ditemukan tak bernyawa dengan wajah dan sebagian tubuh lainnya membiru di kamar kosnya, Kampung Karang Jalak RT 05/06, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu petang 24 Januari 2015. Tak ada saksi mata dalam kejadian itu.

Jasad korban sendiri ditemukan salah satu teman kuliahnya, Reza, yang melihat tubuh Tri telah tergeletak di lantai ruang kosnya. Dia pun kemudian berupaya mencari pertolongan warga sekitar.

Ketua RT Karang Jalak, Agus, mengaku, sempat mengecek denyut nadi korban untuk memastikan kondisinya. Saat itulah, baru dipastikan Tri telah tewas.

Di sekitar ruangan kos korban yang tercatat sebagai salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi Unswagati ini, dirinya melihat perlengkapan obat-obatan seperti albothyl, kapas, serta cotton bud.

“Sepertinya korban bermaksud mengobati ular peliharaannya, tapi mungkin hewan itu marah dan mematuk korban,” ungkap dia saat dimintai kesaksian oleh petugas kepolisian.

Selain sebagai mahasiswa, belakangan diketahui Tri dikenal pula terlibat jual beli hewan reptil.

Di kamar korban, petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah ular lain berbeda jenis serta biawak.

Pemilik kos tempat Tri tinggal, Camid menyatakan, korban dikenal sebagai pehobi aneka reptil, terutama ular.

Selain dipelihara, hewan-hewan tersebut diperjualbelikan pula secara online melalui internet. “Dia juga tergabung komunitas pecinta reptil,” cetus dia.

Camid sendiri saat kejadian tengah berada di luar rumah, sehingga tak bisa mengetahui banyak perihal tewasnya Tri.

Sementara Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah menyatakan, sejauh ini penyebab korban tewas masih akibat patukan ular.

“Korban memang dikenal pecinta reptil, hanya kami akan dalami dan selidiki lagi,” tandas dia.
(sms)
Berita Terkait
Mengapa Leher Ular Kobra...
Mengapa Leher Ular Kobra Melebar sebelum Mematuk Mangsanya?
Ini Cara Jitu Selamat...
Ini Cara Jitu Selamat dari Gigitan Ular Menurut Pawang
5 Ular Paling Mematikan,...
5 Ular Paling Mematikan, Nomor 1 Hanya Butuh 2 Tetes Bisa untuk Membunuh Manusia
Tergigit Ular Kobra...
Tergigit Ular Kobra 2 Meter, Nyawa Relawan Reptil di Ciputat Nyaris Tak Tertolong
Pria India dan Seekor...
Pria India dan Seekor Ular Saling Gigit tapi Ularnya yang Mati
Balita di Sukabumi Meninggal...
Balita di Sukabumi Meninggal Digigit Ular Weling saat Tidur
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
48 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved