PPP Akui Kelemahan dan Kekurangan Pencarian Korban AirAsia

Selasa, 13 Januari 2015 - 08:41 WIB
PPP Akui Kelemahan dan...
PPP Akui Kelemahan dan Kekurangan Pencarian Korban AirAsia
A A A
JAKARTA - Meski sedang memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-42, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz masih direndung kesedihan. Salah satunya, jatuhnya pesawat AirSia QZ 8501 yang menjadi luka mendalam bagi Indonesia.

Ketua Umum Harian DPP PPP Ibnu Hajar Dewantara mengakui, pihaknya mempunyai kelemahan dan kelebihan dalam penanganan kasus ini. Meski demikian, dia berharap, semua korban AirAsia bisa ditemukan.

"Kelemahan kami adalah tidak bisa berbuat banyak untuk AirAsia. Dikarenakan batasan-batasan dari pihak lain, yang bisa kami lakukan saat ini adalah berdoa sambil berharap agar jenazah korban AirAsia diketemukan semua, tidak memandang agama dan lain lain, itu kelebihan kami," kata Ibnu dalam siaran persnya, Senin 12 Januari 2015 malam.

Terkait adanya isu pihak asuransi tidak mau membayarkan hak para penumpang yang menjadi korban di pesawat AirAsia dengan nomor lambung QZ 8501. Ibnu meminta, agar pihak asuransi memberikan hak berupa pembayaran asuransi tersebut kepada keluarga korban.

"Itu haknya, kenapa tidak diberikan? Kalau tidak diberikan haram hukumnya secara Islam. Penumpang kan sudah membayar tiket pesawat, dan di dalam tiket tersebut sudah termasuk asuransi, masa penumpang sudah memberikan kewajiban tidak menerima haknya," ketusnya.

Maka itu, kata dia, PPP selaku partai berbasis Islam mengucapkan bela sungkawan. Dia juga berharap, maskapai penerbangan harus memikirkan keselamatan penumpang, dan kelayakan pesawat sebagai alat transportasi udara.

"Kami turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa Air Asia dan para korban meninggal. Maskapai penerbangan tidak hanya AirAsia harus memperhatikan kelayakan armadanya (pesawat), apakah itu layak terbang atau tidak," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
1 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
19 menit yang lalu
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
33 menit yang lalu
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
1 jam yang lalu
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved