Kemacetan di Jakarta Juga Disumbang Daerah Penyangga

Jum'at, 09 Januari 2015 - 04:29 WIB
Kemacetan di Jakarta...
Kemacetan di Jakarta Juga Disumbang Daerah Penyangga
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Bidang Riset dan Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno menilai, pemerintah pusat harus turun tangan ikut mengatasi kemacetan di Jakarta.

"Karena kemacetan Jakarta bukan hanya disebabkan warga Jakarta saja. Tetapi juga daerah penyangga sekitar. Jika pemerintah masing-masing daerah tidak peduli maka kemacetan (Jakarta) akan sulit diatasi," kata Djoko, Kamis (8/1/2015).

Kurang berpihaknya pemerintah daerah dilihat dari tidak adanya sarana angkutan umum yang tidak terintegrasi dengan transportasi massal seperti kereta rel listrik (KRL) atau bus.

"Sehingga masyarakat punya pilihan (transportasi). Kalau sekarang kan tidak ada jadi mereka tidak punya pilihan," ungkap Djoko.

Menurut hemat dia, jika sudah ada sarana moda transportasi yang baik maka secara perlahan masyarakat (commuter) pun akan beralih ke transportasi umum.

Dia pun mengkritik kebijakan pemerintah (lama) yang salah sejak tahun 2005 karena pertumbuhan kendaraan menjadi lebih banyak.

Untuk motor saja, saat ini mencapai 8 juta unit per tahun. Padahal sebelumnya hanya 2-3 juta unit saja per tahun.

"Akibatnya, kendaraan menjadi carut marut dan kecelakaan meningkat juga angka pencurian tinggi," jelasnya.

Kuncinya, kata dia, untuk mengatasi kemacetan adalah dengan pembatasan produksi kendaraan baik roda dua dan empat.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Deretan Jenis Sepeda...
Ini Deretan Jenis Sepeda Motor yang Dilarang Beli Pertalite
Tips Memilih dan Merawat...
Tips Memilih dan Merawat Ban Sepeda Motor
Pasar Motor Lesu, Suzuki...
Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Pasar Sepeda Motor Nasional...
Pasar Sepeda Motor Nasional Kirim Sinyal Bahaya, Penjualan Kumulatif 2025 Terkoreksi di Tengah Tekanan Ekonomi
Penjualan Motor Maret...
Penjualan Motor Maret 2025 Anjlok! Target 6,5 Juta Unit Tidak Tercapai?
Tahta Bergoyang Sang...
Tahta Bergoyang Sang Raja Jalanan: Honda Dominasi Pasar Motor, tapi Penjualan Mulai Kehilangan Tenaga
Berita Terkini
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
3 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
56 menit yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
1 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
3 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved