H-2 Tahun Baru, Jalur Puncak Diserbu Ribuan Kendaraan

Senin, 29 Desember 2014 - 20:17 WIB
H-2 Tahun Baru, Jalur...
H-2 Tahun Baru, Jalur Puncak Diserbu Ribuan Kendaraan
A A A
BOGOR - Hari kedua menjelang Tahun Baru (H-2), kawasan Puncak, Bogor, terus diserbu ribuan kendaraan asal Jabodetabek. Berdasarkan pantauan arus lalu lintas menuju Puncak dari Jakarta terlihat padat.

Antrean kendaraan terjadi selepas pintu tol Ciawi hingga Megamendung. Kendaraan hanya melaju dengan kecepatan maksimal 5-10 Km per jam.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Bogor yang berjaga di setiap persimpangan terlihat sibuk mengatur arus kendaraan yang keluar masuk menuju penginapan dan tempat wisata seperti Taman Wisata Matahari (TWM), Megamendung, Pasar Cisarua serta Taman Safari Indonesia (TSI).

Hari biasa yang jarang diberlakukan one way untuk mengurai kemacetan, pada hari ini, one way diberlakukan lebih awal sebanyak dua kali. Bahkan hingga sore hari one way kembali diberlakukan untuk kendaraan yang menuju Jakarta.

"Kami lebih sering berlakukan one way dengan rentang waktu dua jam. Khususnya bagi kendaraan yang naik (ke Puncak). Tapi tetap jika kondisinya diatas masih ramai dan hendak turun (Bogor-Jakarta), kita prioritaskan kendaraan dari Puncak," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Bramastyo Priaji saat dihubungi, Senin (29/12/2014).

Meski demikian, lanjut dia, kawasan Puncak pada H-2 ini relatif tidak terlalu padat dibandingkan pada H-4 dan H-3 jelang Tahun Baru.

"Khususnya pada libur Natal kemarin kendaraan cukup padat per hari nya kendaraan yang masuk ke Puncak mencapai 30 ribu unit," tuturnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pihaknya akan terus memantau kondisi arus lalu lintas selama 24 jam saat jelang pergantian tahun.

"Kami tetap mengimbau, meski kondisi cuaca hari ini relatif cerah, dan arus lalu lintas tidak terlalu padat seperti hari-hari sebelumnya. Karena bagaimanapun jalur Puncak rawan kecelakaan dan rawan longsor," katanya.

Sementara itu, Rohmat (35), warga Cipayung Datar, Megamendung mengeluhkan minimnya petugas di lokasi. Kata dia, seharusnya polisi mengerahkan personelnya di pusat keramaian seperti Restoran Cimori, banyak kendaraan yang keluar masuk.

"Kemudian kaji juga analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) Lalu Lintasnya, karena kalau dibiarkan seperti ini enggak kebayang saat Tahun Baru nanti, meski ditutup tetap saja pada siang harinya bakal terjadi kemacetan parah," keluhnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tips Bikin Foto Estetik...
Tips Bikin Foto Estetik untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru 2025
IOH Tingkatkan Kapasitas...
IOH Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 50 Persen Selama Natal dan Tahun Baru 2023
Kumpulan Ucapan Natal...
Kumpulan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Berbagi Keceriaan di Christmas Fantasy Land
5 Ide Seru untuk Mengisi...
5 Ide Seru untuk Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Buat Introvert
Siaga NARU 2025: Telkomsel...
Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun
Berita Terkini
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
3 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
57 menit yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
1 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
3 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved