Polisi Tembak Lutut Remaja Pelaku Perampokan

Jum'at, 26 Desember 2014 - 04:28 WIB
Polisi Tembak Lutut...
Polisi Tembak Lutut Remaja Pelaku Perampokan
A A A
PANGKALAN BALAI - Aparat kepolisian gabungan dari Polsek Pulau Rimau, dan Polsek Mariana, menembak lutut seorang remaja bernama Dampak (19), pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap meresahkan warga.

Warga Desa Rimau Sungsang, Kecamatan Banyuasin II ini terpaksa ditembak, karena beserta rekannya Haris, melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Sial bagi Dampak, temannya Haris meninggalkan dia.

"Kami mengamankan barang bukti sepeda motor Jupiter MX BG 6438 JY milik korban," kata Kapolsek Pulau Rimau Iptu Hendri Agus, kepada wartawan, Kamis (25/12/2014).

Ditambahkan dia, penangkapan terhadap Dampak berawal dari laporan korban Misari (18), warga Desa Bumi Rejo, Kecamatan Pulau Rimau, Minggu 20 November 2014.

Dalam laporannya, korban mengatakan dirinya baru saja dirampok oleh para tersangka saat pulang dari tempat temannya menggunakan sepeda motor Jupiter MX BG 6438 JY.

"Mereka beraksi di Jalan Tembusan Desa Wonodadi, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, dengan cara menghadang motor korban. Kemudian tanpa basa-basi, keduanya langsung mendorong korban dari sepeda motornya hingga terjatuh," jelasnya.

Tidak cukup sampai di situ, kedua tersangka juga memukul wajah korban hingga luka lebam, dan mengancam korban dengan sebilah pisau agar tidak berteriak. Merasa terancam, korban menurut dan merelakan sepeda motornya dibawa kabur.

"Setelah mendapatkan laporan, anggota kita langsung bergerak melakukan penyelidikan, hingga akhirnya didapatkan informasi kalau tersangka tengah nongkrong di wilayah Kelurahan Mariana dan kemudian melakukan penangkapan," lanjutnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Posek Pulau Rimau. Atas perbuatannya, tersangka akan dikenaikan Pasal 365 KHUP dengan ancaman penjara 15 tahun penjara.

Kepada Polisi, tersangka Dampak mengatakan, jika dirinya terpaksa melakukan aksinya, karena kebutuhan ekonomi, lantaran harga karet yang terus mengalami penurunan harga.

"Harga karet murah, karena itu saya terpaksa melakukan perampokan itu. Uangnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, dan sisanya untuk berfoya-foya," akunya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
33 menit yang lalu
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
1 jam yang lalu
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
1 jam yang lalu
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
8 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
9 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
9 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved