Ini Kata Pengamat Soal Pembatasan Motor

Kamis, 18 Desember 2014 - 11:45 WIB
Ini Kata Pengamat Soal...
Ini Kata Pengamat Soal Pembatasan Motor
A A A
DEPOK - Penerapan pembatasan motor terkesan dipaksakan. Pasalnya, sarana penunjang kebijakan itu tidak dipersiapkan sehingga pengendara motor merasa dirugikan.

Pengamat transportasi dari Center for Sustainabel Infrastructure Develompent (CSID) Universitas Indonesia (UI) Boy Berawi menilai, pembatasan motor sebagai konsep bagus.

Hanya saja, harus ada moda transportasi umum yang nyaman. Pembatasan motor di Indonesia memang hal baru sehingga banyak menuai kritikan.

Namun, Boy meyakini dengan adanya sarana pendukung serta moda transportasi umum yang baik maka masyarakat akan merasakan manfaatnya.

"Jika sudah merasakan sendiri manfaatnya seperti udara yang lebih bersih, kemacetan berkurang dan angka kecelakaan menurun maka nantinya akan diterima dengan baik," kata Boy kepada wartawan, Kamis (18/12/2014).

Sebelum dijadikan kebijakan resmi, lanjut Boy, diperlukan uji coba pembatasan motor tiga hingga enam bulan. Seperti di Stockholm Swedia, ketika dilakukan pembatasan maka di uji coba selama enam bulan.

Kemudian dikembalikan kepada masyarakat apakah kebijakan itu diterima atau tidak. Langkah selanjutnya baru dibakukan menjadi aturan resmi.

"Jadi aturan yang dibuat tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi ada peran serta masyarakat. Jika masyarakat sudah mendapatkan udara bersih maka kebijakan itu pun diterima dan didukung," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
Ini Deretan Jenis Sepeda...
Ini Deretan Jenis Sepeda Motor yang Dilarang Beli Pertalite
Tips Memilih dan Merawat...
Tips Memilih dan Merawat Ban Sepeda Motor
Pasar Sepeda Motor Nasional...
Pasar Sepeda Motor Nasional Kirim Sinyal Bahaya, Penjualan Kumulatif 2025 Terkoreksi di Tengah Tekanan Ekonomi
Pasar Motor Lesu, Suzuki...
Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Penjualan Motor Maret...
Penjualan Motor Maret 2025 Anjlok! Target 6,5 Juta Unit Tidak Tercapai?
Tahta Bergoyang Sang...
Tahta Bergoyang Sang Raja Jalanan: Honda Dominasi Pasar Motor, tapi Penjualan Mulai Kehilangan Tenaga
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved