Jumlah Kendaraan 1,2 Juta Unit, Bekasi Ingin Bangun Jalan Baru
Minggu, 14 Desember 2014 - 21:36 WIB
Jumlah Kendaraan 1,2 Juta Unit, Bekasi Ingin Bangun Jalan Baru
A
A
A
BEKASI - Perbaikan infrastruktur jalan di Kota Bekasi akan menjadi salah satu fokus dari APBD 2015. Ini dikarenakan kondisi jalan di kota Bekasi sudah tak sebanding dengan jumlah kendaraan bermotor.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pertumbuhan jalan di Kota Bekasi saat ini tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan jumlah kendaraan bermotor.
Akibatnya, volume kendaraan semakin padat dan sering beriumbas kepada kemacetan di sejumlah titik pusat kota.
"Kalau dari data kan, jumlah kendaraan bermotor di Kota Bekasi saat ini mencapai 1,2 juta unit. Angka ini naik 40% dari tahun sebelumnya. Jumlah kendaraan bermotor ini juga menjadi salah satu pemicu kemacetan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/12/2014).
Oleh karena itu, lanjut Rahmat Effendi, melalui APBD Kota Bekasi 2015, akan difokuskan untuk infrastruktur jalan berupa pembangunan jalan baru hingga pelebaran sejumlah ruas jalan.
Pengamat tata kota dari Universitas Negeri 45 Bekasi Yayan Rudianto mengatakan, pembangunan infrastuktur jalan di Kota Bekasi seharusnya berskala prioritas.
"Jalan utama harus lebih utama, karena menjadi maskot Bekasi," katanya.
Pembangunan yang tidak berskala prioritas akan menjadi persoalan. Padahal, kata dia, pertumbuhan jalan kota di Kota Bekasi sangat penting, menyusul volume kendaraan yang semakin padat.
"Bekasi adalah Kota Metropolitan, infrastuktur jalan protokol sangat penting," tegasnya.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pertumbuhan jalan di Kota Bekasi saat ini tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan jumlah kendaraan bermotor.
Akibatnya, volume kendaraan semakin padat dan sering beriumbas kepada kemacetan di sejumlah titik pusat kota.
"Kalau dari data kan, jumlah kendaraan bermotor di Kota Bekasi saat ini mencapai 1,2 juta unit. Angka ini naik 40% dari tahun sebelumnya. Jumlah kendaraan bermotor ini juga menjadi salah satu pemicu kemacetan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/12/2014).
Oleh karena itu, lanjut Rahmat Effendi, melalui APBD Kota Bekasi 2015, akan difokuskan untuk infrastruktur jalan berupa pembangunan jalan baru hingga pelebaran sejumlah ruas jalan.
Pengamat tata kota dari Universitas Negeri 45 Bekasi Yayan Rudianto mengatakan, pembangunan infrastuktur jalan di Kota Bekasi seharusnya berskala prioritas.
"Jalan utama harus lebih utama, karena menjadi maskot Bekasi," katanya.
Pembangunan yang tidak berskala prioritas akan menjadi persoalan. Padahal, kata dia, pertumbuhan jalan kota di Kota Bekasi sangat penting, menyusul volume kendaraan yang semakin padat.
"Bekasi adalah Kota Metropolitan, infrastuktur jalan protokol sangat penting," tegasnya.
(whb)