Anggota Komisi III DPR RI Kunjungi Lapas Barelang

Sabtu, 13 Desember 2014 - 05:19 WIB
Anggota Komisi III DPR...
Anggota Komisi III DPR RI Kunjungi Lapas Barelang
A A A
BATAM - Anggota Komisi III DPR RI, Dwi Ria Latifa mengunjungi Lapas Kelas IIA Batam yang lebih dikenal Lapas Barelang sebelum eksekusi mati terhadap warga binaan Lapas ini di Jalan Trans Barelang Tembesi.

Dwi mengatakan, setelah mendapat masukan dari Kepala Lapas Barelang Farhan Hidayat dan petugas lainnya ternyata penghuni Lapas Barelang 70 persen tersandung kasus narkoba.

Tingginya kasus narkoba di Kepri membuat Dwi prihatin. Banyaknya kasus narkoba yang terjerat di Lapas Barelang akan menjadi perhatian khusus.

"Lapas ini 70 persen tersandung kasus narkoba. Kasus narkoba di Kepri sangat tinggi," ujar Dwi kepada awak media di Lapas Barelang, Jumat (12/12/2014).

Dwi menuturkan, tingginya kasus narkoba ini agar aparat negara atau penegak hukum supaya bertindak tegas atas pelaku narkoba. Mengingat Batam atau Kepri merupak jalur strategis untuk peredaran narkoba. "Kami harap penegak hukum agar serius menindak pelaku narkoba," ujar Dwi.

Di tempat yang sama, Kalapas Barelang, Farhan Hidayat saat disinggung masalah dua narapidananya yang akan dieksekusi mati mengaku belum menerima surat pemberitahuan resmi.

Dia juga belum mengetahui siapa saja yang akan dieksekusi mati itu. "Belum ada surat resmi," kata Farhan kepada awak media.

Menurut Farhan, jika ada narapidanya yang akan diekskusi mati maka pihaknya akan mendapatkan surat resmi dari Kejaksaan. Secara administrasi, kata Farhan pihaknya belum mendapatkannya dengan adanya narapidananya yang akan diekseskusi mati.

Dari 960 orang warga binaan Lapas Barelang, 70 persen diantaranya tersandung kasus narkoba. Namun, ada 10 warga binaan yang dihukum mati oleh pengadilan, tujuh diantaranya terlibat kasus narkoba dan sisanya kasus pembunuhan. Kemudian, diantara 10 narapidan itu dua warga negara asing.

"Memang ada 10 narapida terkena hukuman mati, tujuh orang kasus narkoba dan tiga dengan kasus pembunuhan. Dianatara 10 orang ini dua orang WNA dalam kasus narkoba," kata Farhan.
(ysw)
Berita Terkait
Berikut Lima Kasus Kebakaran...
Berikut Lima Kasus Kebakaran Hebat Lapas di Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran,...
Lapas Tangerang Kebakaran, Puluhan Napi Tewas Terbakar
Lapas Brebes Over Kapasitas
Lapas Brebes Over Kapasitas
Puluhan Polisi Jaga...
Puluhan Polisi Jaga Ketat TKP Kebakaran Lapas Tangerang
Diduga Terjadi Tindak...
Diduga Terjadi Tindak Pidana pada Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 20 Orang
Berkaca dari Kebakaran...
Berkaca dari Kebakaran Lapas Tangerang, Pengamat UNIS: Penyelesaian Jangan Setengah Hati
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved