Dewan Blitar Minta Bantuan Sekolah Miskin Dihentikan

Minggu, 07 Desember 2014 - 23:26 WIB
Dewan Blitar Minta Bantuan...
Dewan Blitar Minta Bantuan Sekolah Miskin Dihentikan
A A A
BLITAR - Dewan daerah Kabupaten Blitar meminta pemerintah menghentikan bantuan dana pembangunan yang diulurkan kepada sekolah yang kekurangan guru dan siswa, karena dinilai akan terbuang sia sia.

“Saat ini kita tengah melakukan inventarisir sekolah yang minim guru dan anak didiknya. Sebaiknya diregrouping atau merger saja,“ ujar anggota DPRD Kabupaten Blitar Ansori Baedowi, kepada wartawan, Senin (7/12/2014).

Dewan meyakini, besaran anggaran yang dikucurkan kepada sekolah yang miskin murid, dan guru, secara ekonomis tidak akan berbanding lurus dengan target yang diinginkan.

Sekedar diketahui, besar Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Blitar pada tahun 2014 mencapai Rp4,6 miliar. Dana yang berpangkal dari APBN tersebut, dimanfaatkan untuk merehabilitasi pembangunan 22 unit sekolah.

Kemudian, untuk perbaikan 29 ruang kelas sekolah dasar, dan pembangunan ruang kelas, baru dilakukan sembilan unit. Dari seluruh sekolah penerima bantuan tersebut, dilaporkan sejumlah sekolah mengalami kekurangan guru dan siswa.

“Anggaran yang ada akan lebih berfaedah bila diserahkan kepada sekolah hasil yang sumber daya manusianya lebih memadai,“ terang politikus PPP tersebut.

Konsep merger justru akan menghindarkan sekolah dari kematian. Untuk kemungkinan terjadinya kelebihan tenaga pengajar, secara tekhnis bisa diperbantukan mengisi kekosongan pegawai di sejumlah instansi yang lain.

“Kami pikir dengan merger, proses belajar mengajar akan lebih efektif dan efisien,“ pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Blitar Rijanto mengatakan, merger sekolah tidak bisa dilakukan serta merta. Untuk merealisasikan rekomendasi legislatif tersebut, dinas terkait patut melakukan kajian mendalam terlebih dahulu.

“Ini terkait hal tekhnis yang mendasar. Misalnya mengenai lokasi dua sekolahan yang akan demerger. Jaraknya harus berdekatan atau setidaknya satu halaman. Kalau berjauhan justru tidak efektif,“ pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved