Operasi Zebra, Pemohon SIM di Bekasi Meningkat

Minggu, 07 Desember 2014 - 17:41 WIB
Operasi Zebra, Pemohon...
Operasi Zebra, Pemohon SIM di Bekasi Meningkat
A A A
BEKASI - Sejak dimulainya Operasi Zebra pada 26 November 2014, pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kota Bekasi, mengalami peningkatan signifikan. Pasalnya, mayoritas yang terjaring razia tersebut tak memiliki SIM.

Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota Kompol Heri Ompusunggu mengatakan, setiap hari ada sekitar 200 pengguna jalan terkena tilang dalam Operasi Zebra. "Kebanyakan ditilang karena tidak ada SIM dan kelengkapan surat bermotor," katanya, Minggu (7/12/2014).

Sejak Operasi Zebra digelar, kata dia, Satlantas mencatat sebanyak 3.472 pengguna jalan yang ditilang, mayoritas pengendara roda dua. Dalam melakukan razia, pihaknya juga mengarahkan agar pengguna jalan melengkapi surat-suratnya.

Adapun yang tak memiliki SIM, lanjut dia, diarahkan untuk mengurus ke masing-masing Polres sesuai identitas tinggalnya. "Sebenarnya razia ini untuk membuat masyarakat tertib lalu lintas, agar aman dalam mengemudi," ujarnya.

Menurutnya, sejak digelarnya operasi tersebut, pemohon SIM di wilayah setempat melonjak hingga 30 persen. Biasanya, setiap hari mencapai 500 orang, baik yang mengurus SIM C maupun SIM A. "Lonjakan pemohon cukup signifikan."

Heri menjelaskan, biaya pembuatan SIM sebenarnya tidaklah terlalu mahal. Itu sebabnya banyak pemohon yang langsung datang untuk membuat SIM. Biaya pembuatan SIM A sebesar Rp120 ribu, biaya SIM C sebesar Rp100 ribu.

"Dibayarkan langsung kepada Bank BRI yang ada di lokasi pembuatan SIM," ungkapnya.

Bahkan, semua syarat pembuatan SIM tersebut sangat mudah dan cepat. Asalkan, si pemohon mengikuti semua persyaratannya.

Seorang pemohon SIM, Adi Wirasana (26), mengatakan, dia membuat SIM A dan C karena untuk melengkapi surat-surat. Warga Rawalumbu ini kerap khawatir dan gugup ketika ada razia di jalan raya.

"Sudah lama mau bikin, tapi katanya mahal, bisa sampai Rp600 ribu-an. Makanya enggak jadi terus," katanya kepada Koran SINDO.

Namun setelah datang sendiri, ternyata pembuatan SIM cepat, karena semua persyaratan dipenuhi.
(zik)
Berita Terkait
Korlantas Polri Siap...
Korlantas Polri Siap Evaluasi Tes Pembuatan SIM
Pengendara Motor 250...
Pengendara Motor 250 hingga 500 cc Wajib Miliki SIM C1
Kemenpan RB Apresiasi...
Kemenpan RB Apresiasi Pembuatan SIM Internasional dari Rumah
Polisi Bongkar Penipuan...
Polisi Bongkar Penipuan Pembuatan SIM di Kota Bogor
Kapolri Instruksikan...
Kapolri Instruksikan Tes Pembuatan SIM Diperbaiki, Jangan Mempersulit
DPR Minta Pengawasan...
DPR Minta Pengawasan Praktik Pungli Pembuatan SIM Ditingkatkan
Berita Terkini
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
7 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
1 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
3 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved