Marak perampokan di Taksi, Ini Kata Kriminolog

Rabu, 03 Desember 2014 - 01:31 WIB
Marak perampokan di...
Marak perampokan di Taksi, Ini Kata Kriminolog
A A A
JAKARTA - Tindakan seseorang dalam melakukan aksi kejahatan dapat disebabkan oleh tiga faktor. Seperti faktor ekonomi, minimnya lapangan kerja, dan kurangnya kemampuan seseorang dalam meningkatkan perekonomiannya sendiri.

"Faktor ekonomi si pelaku yang kurang baik, bisa karena minimnya lapangan kerja, bisa juga karena kurangnya kemampuan seseorang dalam menumbuhkan kondisi perekonomiannya, kurang kreatif," kata Kriminolog UI Bambang Umar saat dihubungi Sindonews, Selasa 2 Desember 2014.

Faktor-faktor itulah yang membuat seseorang melakukan tindakan menyimpang, seperti melakukan tindak pidana merampok di dalam taksi.

"Kejahatan itu sebenarnya sudah ada sejak lama. Tapi, kriminal sekarang sudah makin pandai dalam mengecoh polisi. Dia juga bisa melakukan pemantauan terhadap gerak-gerik pihak kepolisian sendiri. Yang tadinya pencuri bisa saja berganti modus operandi jadi perampok," katanya.

Oleh sebab itu, kata Bambang, penumpang taksi yang ingin menggunakan jasa taksi baiknya memilih taksi yang bisa dipesan melalui sambungan telepon.

"Pilih taksi yang tidak sering terdengar adanya tindak kejahatan. Kalau mau nyari taksi di tempat yang aman atau paling tidak ramai. Hindari tempat-tempat yang sepi," imbuhnya.

Selain itu, tutur Bambang, pengusaha taksi juga harus diberikan imbauan agar taksinya diberikan pembatas antara penumpang dengan sopirnya.

"Ada seperti teralis pemisah antara penumpang dengan sopir. Juga diberikan alarm. Jadi, tindak kejahatan, seperti penodongan yang dilakukan sopir taksi itu dapat dicegah," ujarnya.

Bambang menambahkan, aparat penegak hukum sendiri diimbau untuk melakukan patroli secara rutin di jalanan.

"Polis, satuan wilayah, maupun (Satuan polisi) Pamong Praja baiknya melakukan patroli setiap saat di sejumlah jalan yang rawan terjadinya tindak kriminalitas," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
21 menit yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
1 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
8 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
10 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved