Demo Tolak BBM Naik, Seorang Mahasiswa Makassar Terkena Peluru

Kamis, 06 November 2014 - 19:54 WIB
Demo Tolak BBM Naik,...
Demo Tolak BBM Naik, Seorang Mahasiswa Makassar Terkena Peluru
A A A
MAKASSAR - Unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memulai memakan korban. Seorang mahasiswa, Sapriadi alias Bando (20), terkena peluru saat bentrokan di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sapriadi alias Bando adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur (UIT). Korban Sapriadi alias Bando mengalami luka tembak di bagian bahu sebelah kiri. Kini, dalam perawatan Rumah Sakit Faisal.

Diketahui, korban Sapriadi alias Bando adalah koordinator lapangan (korlap) aksi unjuk rasa dari mahasiswa UIT. Unjuk rasa itu digelar di Jalan AP Pettarani, Kamis (6/11/2014) sekitar pukul 18.00 WITA.
(zik)
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Gak Cuma Indonesia,...
Gak Cuma Indonesia, Demo Besar saat Pandemi Juga Terjadi di Negara Asia Tenggara Lainnya
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
29 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
33 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Akibat Naik 5 hingga...
Akibat Naik 5 hingga Kali Lipat, Ratusan Warga Tolak Bayar PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved