Dishub: 1.700 Angkot di Bekasi Liar

Kamis, 06 November 2014 - 05:17 WIB
Dishub: 1.700 Angkot...
Dishub: 1.700 Angkot di Bekasi Liar
A A A
BEKASI - Dishub Kota Bekasi mencatat dari 3.200 angkot yang beroperasi hanya 1.500 angkot yang rutin mengurus perpanjangan izin.

Sisanya sebanyak 1.700 trayek angkutan umum itu diketahui tidak pernah lagi mengurus perpanjangan izin kepada pemerintah.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan, 1700 trayek tersebut memang liar dan sulit untuk diatur. Akibatnya, angkut tak berizin tersebut penyumbang kemacetan diwilayah Bekasi.

”Mereka tak mendapatkan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian,” katanya, Rabu (5/11/2014).

Menurutnya, jika angkutan umum itu rutin mengurus izin kepada pemerintah, maka seluruh angkutan bisa diatur dan tidak liar yang membuat kemacetan dimana–mana.

Bukan hanya menyebabkan kemacetan, keberadaan trayek angkutan lokal liar ini juga membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi izin perusahaan angkutan, tidak 100 persen terserap.

”Retribusinya tidak masuk ke kas daerah. Harusnya kan masuk, nilainya lumayan besar,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi, tengah merancang operasi untuk menjaring ribuan angkot liar tersebut. Untuk waktunya belum bisa ditentukan, dan dilakukan secara dadakan.

Kabid Rekayasa Lalu Lintas, Dishub Kota Bekasi, Edy Setiawan menambahkan, pihaknya tidak mendapatkan alasan pasti kenapa ada 1.700 trayek angkutan lokal yang menolak mengurus perpanjangan izin. Padahal, mengurus perpanjangan izin trayek tidaklah sulit.

”Hari ini ngurus, besok sudah jadi,” katanya.

Selain akan menertibkan angkutan kota lokal yang tidak mau mengurus perpanjangan izin, Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga meminta pemilik trayek segera melakukan peremajaan angkutan kota yang sudah berumur 15 tahun keatas.

Dishub tidak akan menerima pengurusan KIR bila angkutan sudah melebihi ambang batas usia pakai tersebut. Sejauh ini, kata dia, sesuai data dari Organda sebanyak 500 angkutan umum yang harus segera diremajakan.
(ysw)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Begini Penampakan Gepokan...
Begini Penampakan Gepokan Uang Rp5 Miliar dari OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
6 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
23 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
40 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
58 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved