Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Wanita Besi dari Bali

Senin, 03 November 2014 - 05:03 WIB
A A A
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung I Wayan Sujana mengatakan, pemerintah kabupaten pernah mengajukan kepada pemerintah pusat untuk menjadikan Ida I Dewa Agung Istri Kanya menjadi pahlawan nasional.

"Yang mengajukan beliau menjadi tokoh pahlawan nasional itu Yayasan Smarapura. Ida I Dewa Agung Istri Kanya memang perempuan satu-satunya wanita di Bali yang berani melawan penjajah," ungkapnya saat ditemui Sindonews.com di Klungkung.

Menurut Wayan Sujana, Dewa Agung Istri Kanya dijuluki Belanda sebagai wanita besi. "Pada masa perang itu (Perang Kusamba), Ida I Dewa Agung Istri Kanya telah mampu membunuh jenderal Belanda. Mulai dari situ kekuatan Bali tidak dianggap remeh oleh orang Belanda."

Sementara, Ketua Yayasan Smarapura Ida Bagus Pancaya mengatakan, pihaknya tidak pernah mengajukan Ida I Dewa Agung Istri Kanya menjadi pahlawan nasional.

"Kami hanya mendukung pemerintah apabila menjadikan Ida I Dewa Agung Istri Kanya untuk menjadi pahlawan nasional," jelasnya.

Menurutnya, proses untuk menjadikan seseorang sebagai pahlawan nasional sangat panjang. Syaratnya, orang itu harus dikenal masyarakat. Usulan harus disampaikan Dinas Sosial Kabupaten, selanjutnya diajukan ke Dinas Sosial Provinsi, lalu ke Kementerian Sosial. Barulah diverifikasi.

Sekretaris Daerah Klungkung Ketut Janapriya menjelaskan, yang mengajukan Ida I Dewa Agung Istri Kanya menjadi pahlawan nasional adalah mantan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Agung dan dinas sosial saat itu.

"Saat ini, pada prinsipnya Kabupaten Klungkung masih mengharapkan pemerintah pusat berkenan menetapkan Ida I Dewa Agung Istri Kanya sebagai pahlawan nasional."

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Nyoman Wenten mengatakan, Dinas Sosial Klungkung mengajukan Ida I Dewa Agung Istri Kanya menjadi pahlawan nasional sejak tahun 2006.

"Mereka mengajukan kepada kami untuk menjadikan Ida I Dewa Agung Istri Kanya sejak tahun 2006 dan saat itu kami juga langsung mengajukan kepada Kementerian Sosial untuk menjadikan beliau menjadi salah satu pahlawan nasional."
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1308 seconds (11.97#12.26)