Telur Burung Garuda, Pusaka Peninggalan Kerajaan Minangkabau

Sabtu, 18 Oktober 2014 - 11:58 WIB
Telur Burung Garuda,...
Telur Burung Garuda, Pusaka Peninggalan Kerajaan Minangkabau
A A A
PADANG - Sebuah telur berukuran raksasa sepanjang 60 centimeter yang diperkirakan berusia ratusan tahun disimpan di Rumah Gadang Mande Rubiah, Daerah Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Masyarakat sekitar menyebutnya Talua Buruang Garudo atau telur burung garuda. Bahkan warga setempat meyakini telur tersebut merupakan telur dari Burung Garuda saat zaman Kerajaan Minangkabau.

Sekilas rumah gadang ini tampak berbeda dengan rumah gadang umumnya yang ada di Minangkabau seperti yang terlihat dari bagian atapnya tanpa ada gonjong atau tidak seperti tanduk kerbau.

Mande Rubiah sendiri dikenal sebagai tokoh kharismatik masyarakat minang yang juga disebut dengan nama Bundo Kanduang.

Dahulunya Bundo Kanduang terbuang dari Kerajaan Pagaruyung dan mengasingkan diri di daerah Lunang Silaut akibat konflik keluarga raja ratusan tahun silam.

Rumah gadang ini termasuk ke dalam situs Cagar Budaya Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Batusangkar, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kepulauan Riau. Saat ini rumah gadang tersebut ditinggali oleh keturunan Bundo Kanduang yang ke tujuh.

Menurut Rajo Mudo anak Mande Rubiah generasi ke tujuh, konon telur tersebut merupakan telur seekor burung garuda yang berukuran sangat besar.

Bahkan menurut cerita turun temurun sayap burung garuda tersebut dapat menutupi separuh luas Kampung Lunang Silaut tersebut.

Telur yang berukuran sekitar 60 cm ini ditemukan sejak ratusan tahun yang silam dari dalam sebuah lubang oleh seorang pendekar Minang di daerah Tarusan Pesisir Selatan.

Agar telur raksasa tersebut dapat bertahan lama dan awet maka isinyapun dikeluarkan dari cangkangnya sehingga dapat disimpan dalam keadaan kosong selama ratusan tahun.

Syafrinal tokoh masyarakat Lunang Silaut mengatakan, walaupun belum ada fakta sejarah atau penelitian yang menyatakan bahwa telur tersebut berasal dari seekor burung garuda namun masyarakat setempat meyakini hal tersebut dari cerita turun temurun para nenek moyangnya.
(sms)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Berita Terkini
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
20 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
23 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
43 menit yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
46 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved