Dua Pengamen Babak Belur Dihajar Penumpang Metro Mini
Jum'at, 17 Oktober 2014 - 15:39 WIB
Dua Pengamen Babak Belur Dihajar Penumpang Metro Mini
A
A
A
JAKARTA - Berlagak sebagai pengamen, dua remaja tertangkap basah mencuri ponsel penumpang Metro Mini. Akibatnya, seluruh penumpang Metro Mini menghajar dua pengamen tersebut hingga babak belur.
Kasi Humas Polsek Kebayoran Baru, Iptu Bowo Sukindro mengatakan, peristiwa berawal saat Agus (17) dan Deto (17) berpura-pura mengamen di dalam Metromini S 75 Jurusan Blok M - Pasar Minggu pada Kamis 16 Oktober 2014.
"Salah seorang pelaku mencoba memepet tas korban. Bus memang dalam keadaan penuh penumpang," terangnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Ketika hampir sampai terminal Blok M, korban bernama Silvia Rahayu (35) warga Mampang merasa tasnya bergoyang-goyang. Korban reflek melihat tasnya sedang dirogoh oleh salah satu pelaku.
"Korban lalu berteriak-teriak meminta tolong. Metro Mini berhenti, penumpang dan warga memukuli dua pengamen itu," tegasnya.
Beruntung ada petugas yang sedang berpatroli sehingga nyawa dua pengamen tersebut berhasil diselamatkan.
"Kini, kasus itu masih dalam penyidikan dan petugas masih mengejar satu kawannya yang kabur," tutupnya.
Kasi Humas Polsek Kebayoran Baru, Iptu Bowo Sukindro mengatakan, peristiwa berawal saat Agus (17) dan Deto (17) berpura-pura mengamen di dalam Metromini S 75 Jurusan Blok M - Pasar Minggu pada Kamis 16 Oktober 2014.
"Salah seorang pelaku mencoba memepet tas korban. Bus memang dalam keadaan penuh penumpang," terangnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Ketika hampir sampai terminal Blok M, korban bernama Silvia Rahayu (35) warga Mampang merasa tasnya bergoyang-goyang. Korban reflek melihat tasnya sedang dirogoh oleh salah satu pelaku.
"Korban lalu berteriak-teriak meminta tolong. Metro Mini berhenti, penumpang dan warga memukuli dua pengamen itu," tegasnya.
Beruntung ada petugas yang sedang berpatroli sehingga nyawa dua pengamen tersebut berhasil diselamatkan.
"Kini, kasus itu masih dalam penyidikan dan petugas masih mengejar satu kawannya yang kabur," tutupnya.
(ysw)