Meresahkan Masyarakat, Tiga Panti Pijat Dibongkar

Senin, 13 Oktober 2014 - 13:56 WIB
Meresahkan Masyarakat,...
Meresahkan Masyarakat, Tiga Panti Pijat Dibongkar
A A A
SEMARANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang kembali membongkar panti pijat di Jalan Puspowarno Raya, Kelurahan Salaman Mloyo, Kecamatan Semarang Barat. Pembongkaran tersebut dilakukan karena panti pijat di lokasi itu ilegal dan meresahkan masyarakat.

Sebanyak tiga kios yang digunakan sebagai panti pijat dibongkar paksa oleh petugas, Senin (13/10/2014). Satu kios semi permanen langsung dirobohkan dan dua di antaranya dibongkar petugas dengan cara melepas triplek yang dijadikan sekat kamar dan juga membongkar genting kios.

Petugas mengangkut barang-barang yang ada di dalam panti pijat seperti kasur, lemari, karpet dan berbagai barang lain ke dalam truk yang sudah disiapkan. Barang-barang itu kemudian dibawa ke kantor Satpol PP.

Pembongkaran tiga panti pijat tersebut tidak berlangsung mulus. Sebab, pemilik panti pijat berusaha melawan dan menghalang-halangi petugas. Bahkan, petugas terpaksa menyeret salah satu pemilik panti pijat yang terus melawan dan meronta agar lokasinya tidak dibongkar.

"Ndak mau, Pak, jangan dibongkar. Ini bukan panti pijat, ini kios yang akan saya gunakan untuk berjualan," kata seorang perempuan yang diketahui bernama Anis.

Hal senada dilontarkan Weni, pemilik panti pijat yang dirobohkan petugas. Ia mengamuk dan memaki-maki petugas. "Satpol PP itu arogan, main bongkar seenaknya saja," kata dia.

Weni mengaku baru dua hari selesai membangun kiosnya itu setelah beberapa bulan lalu dibongkar petugas. Ia nekat membangun lagi tempat usaha panti pijatnya itu karena mengaku diperbolehkan oleh seorang anggota Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD).

Sementara, Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro PM yang juga hadir dalam pembongkaran mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pembongkaran karena panti pijat itu ilegal. "Selain itu, laporan masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas panti pijat ini juga menjadi alasan kami melakukan pembongkaran," ujarnya.

Pihaknya mengaku akan terus melakukan pengawasan secara rutin. "Sudah berkali-kali dilakukan penertiban, tapi tetap saja mengeyel. Untuk itu, kami akan terus konsisten melakukan pengawasan. Kalau berdiri lagi, pasti akan kami bongkar kembali," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Penertiban Bangunan...
Penertiban Bangunan Liar di Jalan Cijagra Bandung
Penertiban Bangunan...
Penertiban Bangunan Liar di Kawasan Pinggir Rel Stasiun Ancol
Penertiban Bangunan...
Penertiban Bangunan Liar di Area Velodrome Deli Serdang
Petugas Gabungan Bongkar...
Petugas Gabungan Bongkar Puluhan Lapak PKL di Bantaran Kali Trembesi Pademangan
Tolak Penertiban Bangunan...
Tolak Penertiban Bangunan Karaoke, Ribuan Warga Cilegon Sandera Alat Berat Petugas
Warga Ancam Demo jika...
Warga Ancam Demo jika Pasar Tumpah Merdeka Bogor Tak Ditertibkan
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
1 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
2 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
3 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved