DKI Akan Bangun Showroom Hewan Kurban

Kamis, 02 Oktober 2014 - 05:13 WIB
DKI Akan Bangun Showroom...
DKI Akan Bangun Showroom Hewan Kurban
A A A
JAKARTA - Belajar dari insiden bentroknya pedagang penjual hewan kurban dengan aparat Satpol PP di Tanah Abang, Jakarta Pusat Selasa (30/9) lalu, Pemprov DKI Jakarta akan mengelola penjualan hewan kurban tahun depan.

Pemprov DKI Jakarta akan mengelola penjualan hewan kurban dengan menjualnya di lokasi khusus di rumah potong hewan (RPH) Cakung, Jakarta Timur. RPH tersebut merupakan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Dharma Jaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menuturkan, pihaknya akan membuat showroom di Cakung. Di RPH tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan sales promotion girl (SPG) sebagai daya tarik.

"Kami merasa kebobolan dengan kejadian kemarin," ungkap Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/10/2014).

Kejadian tersebut merupakan banyaknya lapak penjualan hewan kurban di tengah kota Jakarta. Parahnya para pedagang itu menggunakan lahan publik seperti trotoar, halte, jalanan dan untuk menggelar dagangan hewan tersebut.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat menyayangkan sikap pedagang hewan kurban yang memakan lahan publik di Tanah Abang. Padahal Pemkot Jakarta Pusat telah menyediakan lahan di pasar khusus kambing yaitu di Jalan Tanah Abang III.

Tidak hanya itu, menyadari tingginya kebutuhan hewan, Pemkot Jakarta Pusat juga menyiapkan Pasar Stenlis di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat sebagai tempat penampungan pedagang hewan kurban musiman.

Terkait akan mendirikan showroom di RPH Cakung itu, karena PD Dharma Jaya memiliki lahan seluas 17 hektare. Pada 2015 lokasi itu benar-benar akan dimanfaatkan dengan optimal.
"Tidak ada salahnya kita meniru masyarakat yang berbuat lebih bagus," sebutnya.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Lisman Manurung menuturkan, selama ini pemerintah menyikapi suatu persoalan dengan sporadis.

Akibat persoalan itu tidak tuntas hingga ke akarnya. Cara penyelesaian seperti itu hanya menyelesaikan untuk sesaat saja.

Di waktu mendatang akan terulang lagi. Apalagi itu terkait hewan kurban. Umat muslim tiap tahun selalu mencari hewan kurban untuk berkurban.

"Kalau memang pendirian showroom itu sebagai solusi terbaik, maka lakukan tindakan dari sekarang. Jangan harus menunggu tahun depan," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
8 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
8 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
9 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
10 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
10 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
13 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved